Kasus ini menyoroti pentingnya pengawasan di lingkungan sekolah. Atalia menekankan perlunya evaluasi sistem pengawasan, peningkatan awareness di ekosistem sekolah, sosialisasi yang lebih masif, serta peningkatan kapasitas guru Bimbingan Konseling.
Kepolisian Resor Tangerang Selatan telah mengonfirmasi meninggalnya korban. Kapolres Tangerang Selatan AKBP Victor Inkiriwang menyampaikan dukacita dan komitmen untuk menangani perkara ini secara profesional.
Insiden tragis ini terjadi di Jakarta, dimana korban menjalani perawatan intensif sebelum akhirnya menghembuskan napas terakhir. Peristiwa ini menjadi pengingat keras tentang dampak fatal dari perundungan di kalangan pelajar.
Artikel Terkait
Tragedi Warakas: Tiga Jenazah Satu Keluarga Dimakamkan di Rorotan
Badik Berbicara di Makassar: Utang Satu Juta Rupiah Berujung Pembunuhan Kakak Beradik
Autopsi Selesai, Kematian Keluarga Warakas Masih Gelap
Toksikologi Jadi Kunci Misteri Kematian Keluarga di Warakas