BGN Banten Percepat Pembayaran, 6 Dapur Makan Bergizi Gratis di Pandeglang Kembali Beroperasi

- Senin, 17 November 2025 | 20:15 WIB
BGN Banten Percepat Pembayaran, 6 Dapur Makan Bergizi Gratis di Pandeglang Kembali Beroperasi

BGN Banten Percepat Pembayaran Operasional Dapur Makan Bergizi Gratis

Badan Gizi Nasional (BGN) Regional Banten mengambil langkah cepat menanggapi berhentinya operasional sejumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Enam dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Pandeglang sebelumnya berhenti beroperasi karena menunggu pencairan dana.

Kepala BGN Regional Banten, Ichsan Rizqiansyah, menyatakan bahwa proses pembayaran sedang dipercepat setelah sebelumnya terdapat kendala administrasi. Ia memastikan bahwa kondisi saat ini sudah kembali normal dan tidak akan terjadi penutupan dapur lagi.

"Alhamdulillah proses administrasi sudah berjalan normal kembali dan pencairan dana sedang dipercepat. Kami berkomitmen untuk mencegah terulangnya keterlambatan pembayaran di masa mendatang," tegas Ichsan.

Dampak Aturan Baru pada Operasional Dapur MBG

Wakil Satgas MBG Pandeglang, Doni Hermawan, menjelaskan bahwa enam dapur dari lima kecamatan terpaksa berhenti sementara menunggu pencairan dana dari BGN. Situasi ini diperparah dengan aturan terbaru yang melarang penggunaan dana talangan untuk mengolah makanan.

"Aturan baru mengharuskan dapur MBG menunggu anggaran cair sebelum beroperasi, berbeda dengan sebelumnya yang memperbolehkan dana talangan. Kami berharap BGN segera mencairkan dana agar program Makan Bergizi Gratis bisa berjalan kembali," ujar Doni yang juga menjabat sebagai Asda I Pandeglang.

Kondisi Dapur MBG di Pandeglang Saat Ini

Data terbaru menunjukkan terdapat 90 dapur MBG yang tersebar di 35 kecamatan di Pandeglang. Namun, dari jumlah tersebut, hanya 50 dapur yang aktif beroperasi. Yang lebih memprihatinkan, hanya satu dapur yang telah memiliki Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS).

BGN Banten terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan kelancaran program pemenuhan gizi masyarakat dan meningkatkan jumlah dapur yang memenuhi standar kesehatan.

Editor: Dewi Ramadhani

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar