Klarifikasi Lengkap Cucun Ahmad Syamsurijal Soal Kontroversi Ahli Gizi dan Program MBG

- Senin, 17 November 2025 | 17:40 WIB
Klarifikasi Lengkap Cucun Ahmad Syamsurijal Soal Kontroversi Ahli Gizi dan Program MBG
Klaim Cucun Ahmad Syamsurijal Soal Ahli Gizi dan Program MBG - Penjelasan Lengkap

Klarifikasi Cucun Ahmad Syamsurijal Terkait Kontroversi Ahli Gizi dan Program MBG

Wakil Ketua DPR RI, Cucun Ahmad Syamsurijal, memberikan penjelasan resmi mengenai pernyataannya tentang ahli gizi dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG). Pernyataan yang awalnya menuai sorotan ini dijelaskannya dalam konferensi pers di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Senin (17/11/2025).

Latar Belakang Usulan di Forum SPPG

Cucun menjelaskan bahwa ucapannya bermula dari sebuah forum bersama Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Menurutnya, usulan untuk menghilangkan embel-embel 'ahli gizi' justru datang dari para ahli gizi sendiri yang terlibat dalam program tersebut.

"Di forum berkembang ada usulan. Yang mengusulkan justru ahli gizi sendiri. Mereka tidak mau ada embel-embel kalau nanti mau mengubah istilah. Tapi kan itu tidak mungkin, sudah ada di perpres," jelas Cucun.

Dampak Perubahan Istilah dan Kelangkaan Ahli Gizi

Lebih lanjut, Cucun merespons usulan tersebut dengan menyatakan bahwa jika istilah 'ahli gizi' dihilangkan, maka profesi tersebut berpotensi digantikan oleh profesi lain dalam pelaksanaan program MBG. Hal ini dikaitkannya dengan hasil Rapat Dengar Pendapat (RDP) antara Komisi IX DPR dan Badan Gizi Nasional (BGN) yang membahas solusi atas kelangkaan ahli gizi.

"Awalnya kita itu dari RDP Komisi IX yang mengambil keputusan untuk mencari solusi kelangkaan terkait ahli gizi," ucap Cucun. Ia menambahkan, "'Jangan ada embel-embel lagi ahli gizi'. Saya respons, kalau keinginan demikian, nanti profesi panjenengan semua diganti. Habis. Nanti yang masuk bukan ahli gizi. Itu penjelasan saya."

Permintaan Maaf dan Diskusi Lanjutan

Merespons dinamika yang terjadi, Cucun menyatakan telah menyampaikan permintaan maaf secara terbuka melalui media sosialnya. Tidak hanya itu, ia juga telah melakukan pertemuan dengan perwakilan dari Persatuan Ahli Gizi Indonesia (Persagi) dan BGN untuk mendiskusikan langkah ke depan.

"(Sampaikan permintaan maaf) Saya sudah sampaikan di media sosial saya. Bahkan semalam kita diskusi sama Ketua Persagi. Pemikiran-pemikiran beliau luar biasa tadi dibahas di sini. Tadi juga di awal pertemuan sudah kita sampaikan," sebutnya menutup pernyataan.

Editor: Melati Kusuma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar