Menurut penuturan Robby, kronologi kejadian bermula ketika pelaku mendatangi lapak dagang korban dalam keadaan telanjang dada dan menunjukkan tanda-tanda mabuk. Ojay terlebih dahulu melemparkan batu besar ke arah gerobak dagangan milik korban sebelum mengambil pisau dapur dan mengarahkannya kepada penjual ayam goreng tersebut.
Dengan ancaman senjata tajam itu, pelaku memaksa korban untuk menyerahkan harta bendanya. Karena merasa terancam jiwa, korban akhirnya menyerahkan dua unit telepon genggam serta sejumlah uang tunai kepada Ojay.
Usai berhasil mengambil barang-barang milik korban, pelaku berusaha melarikan diri dari lokasi kejadian. Seorang warga yang melihat kejadian ini segera berteriak memanggil warga lainnya, yang akhirnya berhasil meringkus dan mengamankan pelaku untuk kemudian diserahkan kepada Kepolisian Sektor Gunung Putri untuk proses hukum lebih lanjut.
Artikel Terkait
Libur Lebaran 2026 Jatuh Awal, Sekolah Libur 16-27 Maret
Ketua Komisi III DPR Sesalkan Penetapan Tersangka Guru Honorer Probolinggo
AS Disebut Makin Dekat dengan Keputusan Serang Iran, Israel Siap Hadapi Front Tambahan
Warga Srengseng Kesal, Oknum Wanita Kabur Bayar Usai Makan-Minum di Warung