Ahmad Muzani Terima Gelar Adat Dato Seri Diwangsa Wira Perdana dari Kesultanan Riau: Arti dan Maknanya

- Jumat, 14 November 2025 | 14:15 WIB
Ahmad Muzani Terima Gelar Adat Dato Seri Diwangsa Wira Perdana dari Kesultanan Riau: Arti dan Maknanya
Ahmad Muzani Terima Gelar Adat Dato Seri Diwangsa Wira Perdana dari Kesultanan Riau

Ahmad Muzani Terima Gelar Adat Dato Seri Diwangsa Wira Perdana dari Kesultanan Riau

Ketua MPR RI, Ahmad Muzani, baru saja dikukuhkan dengan gelar kebesaran adat Melayu, Dato Seri Diwangsa Wira Perdana, yang berasal dari Kesultanan Riau. Dalam sambutannya, Muzani menegaskan bahwa gelar ini bukan sekadar penghargaan simbolis, melainkan sebuah tanggung jawab moral yang harus diemban dengan sungguh-sungguh.

Prosesi penganugerahan gelar adat ini dilangsungkan dalam sebuah upacara adat yang khidmat di Provinsi Kepulauan Riau. Muzani mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih yang mendalam atas kepercayaan dan kehormatan yang diberikan oleh masyarakat adat Melayu kepadanya.

Muzani menyatakan bahwa gelar Dato Seri Diwangsa Wiraperdana yang disandangnya kini adalah sebuah amanah luhur. Ia berkomitmen untuk menjunjung tinggi nilai-nilai yang terkandung di dalam gelar tersebut, yang mencakup tanggung jawab moral dan kultural yang besar.

Dalam pidatonya, politisi Partai Gerindra ini juga menyoroti kekayaan budaya Melayu yang bersumber dari Kepulauan Riau. Ia menyebut kawasan ini sebagai pusat peradaban Melayu, yang telah melahirkan karya sastra monumental, Gurindam Dua Belas, karya Raja Ali Haji.

Muzani menjelaskan bahwa Gurindam Dua Belas bukan hanya sekadar warisan sastra, tetapi juga berfungsi sebagai pedoman hidup dan konstitusi moral bagi masyarakat Melayu. Nilai-nilai yang terkandung di dalamnya dinilainya masih sangat relevan untuk diterapkan dalam kehidupan berbangsa saat ini.

Sebagai contoh, Muzani mengutip salah satu pesan penting dari pasal kelima Gurindam Dua Belas. Pesan tersebut menekankan pentingnya membangun karakter bangsa dengan melihat kepada budi pekerti dan cara berbahasa seseorang.

Dengan diterimanya gelar ini, diharapkan dapat semakin memperkuat komitmen untuk melestarikan dan mengamalkan nilai-nilai luhur budaya Melayu dalam konteks kehidupan bermasyarakat dan bernegara.

Editor: Bayu Santoso

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar