Setelah keputusan MKD dan Mahkamah Partai dikeluarkan, Sara akhirnya membuka suara melalui akun media sosial pribadinya. Dalam pernyataannya, ia mengungkapkan pergulatan batin dan kontemplasi yang dialaminya sebelum memutuskan untuk mundur.
Sara mengaku bahwa keputusan untuk mundur bukanlah hal yang mudah, terutama setelah mengalami kekhawatiran pasca aksi demonstrasi yang menargetkan kediamannya. Ia juga menyoroti betapa reputasi yang dibangun dengan kerja keras dan integritas dapat terancam oleh disinformasi yang tersebar.
Selain itu, Sara menceritakan perjuangannya dalam memulihkan kesehatan mental. Ia menegaskan komitmennya untuk tetap berpegang pada prinsip dan integritas yang diyakininya selama melanjutkan tugasnya di DPR RI.
Artikel Terkait
Gunung Semeru Erupsi Empat Kali, Kolom Abu Capai 1,2 Kilometer
Polda Metro Jaya Kerahkan 4.500 Personel Amankan Ibadah Paskah di Jakarta
Sopir Hilang Usai Toyota Innova Ringsek Ditabrak KRL di Bogor
Harga Minyak Melonjak Tajam Usai Trump Ancam Serang Iran, Protokol Hormuz Dikembangkan