Kronologi Kecelakaan Mobil di Purwokerto yang Tewaskan Pejalan Kaki
Sebuah insiden kecelakaan lalu lintas yang tragis terjadi di Jalan DI Panjaitan, Purwokerto, Kabupaten Banyumas. Sebuah mobil dilaporkan kehilangan kendali dan menabrak sejumlah warga yang sedang beraktivitas berbelanja di area tersebut. Kejadian ini membuat sejumlah saksi yang melihat menjadi terkejut.
Salah seorang saksi mata bernama Supri mengungkapkan detik-detik kejadian kecelakaan tersebut. Ia menyatakan bahwa dirinya sedang berada di dalam kios ketika tiba-tiba mendengar suara benturan yang sangat keras dari luar.
"Saya sedang minum kopi di dalam kios. Kemudian, tiba-tiba terdengar suara keras sekali. Saya langsung melihat ke luar dan menemukan beberapa orang sudah tergeletak di jalanan," ujar Supri, menggambarkan suasana panik saat itu.
Supri mengaku mengalami syok berat akibat kejadian yang dilihatnya secara langsung. Setidaknya, ia memperkirakan ada tiga orang korban yang tergeletak di lokasi kejadian setelah mobil tersebut menabrak.
"Saya segera keluar untuk membantu korban dan berusaha menghentikan kendaraan lain yang akan melintas. Dua orang di antaranya terluka cukup parah, termasuk seorang korban dengan inisial AS yang diketahui sedang berbelanja sayur," jelas Supri lebih lanjut.
Lebih detail, Supri juga menyebutkan bahwa salah satu korban, yang diketahui bernama MA, sempat terseret ke bagian kolong mobil sejauh sekitar 10 meter. Meskipun mengalami insiden yang mengerikan, korban MA dilaporkan masih dalam keadaan sadar setelah kejadian berlangsung.
Peristiwa kecelakaan mobil di Purwokerto ini menjadi peringatan penting mengenai keselamatan berkendara di jalan raya, terutama di kawasan yang ramai dengan aktivitas pejalan kaki.
Artikel Terkait
Seskab Teddy Indra Wijaya Borong 35 Sapi Kurban dari Peternak Lokal Boyolali
Bus PO Coyo Hangus Terbakar di Jalur Pantura Cirebon, Diduga Korsleting AC
Penelitian Ungkap Alasan Ilmiah Kursi Tengah di Bus Sering Kosong Meski Banyak Penumpang Berdiri
Pemprov Banten Kembali Raih Opini WTP dari BPK untuk Kesepuluh Kalinya Berturut-turut