Pelatihan Ulang Sopir Mikrotrans JakLingko: Solusi Atas Keluhan Penumpang

- Kamis, 13 November 2025 | 17:25 WIB
Pelatihan Ulang Sopir Mikrotrans JakLingko: Solusi Atas Keluhan Penumpang

Pelatihan Ulang Sopir Mikrotrans JakLingko DKI untuk Tingkatkan Layanan

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan mengadakan program pelatihan ulang menyeluruh bagi seluruh pengemudi mikrotrans JakLingko. Langkah ini diambil sebagai respons terhadap berbagai keluhan penumpang mengenai perilaku pengemudi yang dianggap ugal-ugalan. Pelaksanaan program akan ditangani oleh TransJakarta Academy, pusat pelatihan dan sertifikasi sopir resmi yang telah beroperasi sejak 1 November 2024.

Fokus Pada Peningkatan Kualitas SDM Transportasi

Kebijakan pelatihan ulang ini ditekankan bukan sebagai bentuk hukuman, melainkan upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia di sektor transportasi publik Ibu Kota. Chico Hakim, Staf Khusus Gubernur DKI Jakarta Bidang Komunikasi Publik, menyatakan program ini merupakan investasi SDM yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan sopir sekaligus merespons aspirasi masyarakat.

Ekspansi dan Sertifikasi Bersamaan

Transjakarta secara paralel membuka lowongan untuk 1.000 pramudi baru yang akan menjalani pelatihan intensif tanpa menggantikan posisi sopir lama. Sementara itu, pengemudi lama diwajibkan mengikuti pelatihan ulang guna memperpanjang sertifikat mengemudi yang memiliki masa berlaku tiga tahun.

Kurikulum Komprehensif TransJakarta Academy

Materi pelatihan mencakup berbagai aspek penting termasuk teknik defensive driving, service excellence, prosedur safety dan emergency, penggunaan sistem digital ticketing, serta penerapan etika profesi. Sertifikasi kompetensi akan dikeluarkan oleh Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Transjakarta yang telah memiliki lisensi resmi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi.

Jaminan Kelangsungan Kerja dan Opsi Alternatif

Pihak Transjakarta menegaskan tidak akan melakukan pemutusan hubungan kerja massal. Sopir lama yang berhasil lulus pelatihan ulang justru akan mendapatkan prioritas untuk mengemudikan armada baru. Bagi yang tidak lulus dalam dua kali ujian, disediakan pelatihan remedial gratis dan opsi penugasan pada rute non-mikrotrans seperti layanan feeder BRT.

Data Keluhan Penumpang Mikrotrans

Berdasarkan catatan Transjakarta per 12 November 2025, dari total 3.842 sopir mikrotrans aktif, tercatat 1.127 laporan keluhan masyarakat selama periode Januari-Oktober 2025. Komposisi keluhan didominasi oleh perilaku sopir ugal-ugalan (68%), disusul sikap tidak ramah (22%), dan praktik membawa keluarga saat bekerja (10%).

Editor: Lia Putri

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar