Panama Gagalkan Penyelundupan 12 Ton Kokain Menuju AS
Otoritas Panama berhasil menggagalkan upaya penyelundupan narkoba dalam skala sangat besar. Sebanyak 12 ton kokain berhasil diamankan dari sebuah kapal yang melintasi Terusan Panama dari arah Samudera Pasifik menuju Amerika Serikat.
Jaksa Julio Villareal mengonfirmasi bahwa operasi tersebut terjadi pada hari Senin lalu dan berhasil menangkap sepuluh orang yang terlibat. Keberhasilan ini disebut-sebut sebagai penyitaan kokain terbesar yang pernah dilakukan di perairan Panama.
Rute Penyebaran dan Negara Asal Kokain
Panama telah lama dikenal sebagai titik transit utama untuk perdagangan kokain ilegal. Narkoba ini biasanya berasal dari Amerika Selatan, dengan Kolombia sebagai produsen utama, sebelum akhirnya ditujukan untuk pasar gelap di Amerika Serikat, yang merupakan konsumen narkoba terbesar di dunia.
Dari sepuluh tersangka yang ditangkap, diketahui mereka merupakan warga negara Ekuador, Venezuela, dan Nikaragua. Para tersangka mengakui bahwa muatan haram tersebut berasal dari Kolombia.
Operasi Anti-Narkoba yang Semakin Gencar
Penangkapan besar-besaran ini terjadi di tengah meningkatnya operasi militer anti-narkoba yang dipimpin Amerika Serikat di kawasan Amerika Latin. Operasi ini telah memicu negara-negara di kawasan tersebut untuk lebih agresif menunjukkan komitmen mereka dalam memerangi perdagangan narkoba internasional.
Laporan terbaru menyebutkan bahwa operasi militer anti-narkoba yang gencar ini telah mengakibatkan setidaknya 76 orang tewas, menggambarkan intensitas dan dampak serius dari upaya pemberantasan narkoba di wilayah tersebut.
Artikel Terkait
Anggota DPR Desak Proses Hukum Guru di Jember yang Telanjangi 22 Siswa
Prabowo Perintahkan Staf Kumpulkan Video Kritik Program Makan Bergizi Gratis
Polres Blora Tetapkan Pria Pelaku Penganiayaan Kucing Viral sebagai Tersangka
Hujan Deras di Makassar, Bendungan Bili-Bili Masih dalam Kondisi Aman