Kebakaran Warung Tongseng Syafaat Pasar Minggu: Diduga Akibat Sambaran Api Saat Ganti Tabung Gas

- Selasa, 11 November 2025 | 11:48 WIB
Kebakaran Warung Tongseng Syafaat Pasar Minggu: Diduga Akibat Sambaran Api Saat Ganti Tabung Gas

Kebakaran Warung Tongseng Syafaat di Pasar Minggu Diduga Akibat Sambaran Gas

Jakarta Selatan - Dua warung makan milik Tongseng Syafaat dan Warteg Syafaat yang berlokasi di kawasan Pasar Minggu, Jakarta Selatan, mengalami musibah kebakaran pada Selasa pagi (11/11). Kejadian ini diduga kuat disebabkan oleh sambaran api saat proses pergantian tabung gas elpiji.

Kronologi Kejadian Kebakaran

Menurut keterangan resmi dari M. Slamet, Perwira Piket Damkar Jakarta Selatan, insiden kebakaran ini terjadi tepatnya di Jalan Salihara, RT 1/RW 1, Pasar Minggu, sekitar pukul 05.38 WIB. Proses pergantian tabung gas yang sedang dilakukan oleh pihak warung diduga menjadi pemicu utama musibah ini.

"Saat aktivitas masak pagi berlangsung, tabung gas yang digunakan habis. Pada saat dilakukan penggantian dengan tabung baru, api tiba-tiba menyambar tabung yang baru saja terpasang," jelas Slamet mengenai kronologi kejadian kebakaran di Warung Tongseng Syafaat tersebut.

Proses Pemadaman Kebakaran

Warga setempat yang menyaksikan kejadian ini segera melaporkan insiden tersebut ke kantor Sektor Damkar Pasar Minggu. Tim petugas pemadam kebakaran pun langsung bergerak cepat menuju lokasi kejadian dengan mengerahkan 10 unit mobil pompa pemadam kebakaran dan 4 unit kendaraan pendukung lainnya. Total personel yang diterjunkan untuk menangani kebakaran ini mencapai 65 orang.

Proses pemadaman berlangsung relatif cepat. Unit pertama tim damkar tiba di lokasi kebakaran pada pukul 05.43 WIB, dan hanya berselang dua menit kemudian operasi pemadaman sudah dimulai. Api berhasil dilokalisir dalam waktu 12 menit, tepatnya pukul 05.50 WIB, dan seluruh operasi pemadasan dinyatakan selesai pada pukul 06.16 WIB.

Kerugian Material yang Ditimbulkan

Kebakaran ini menghanguskan dua bangunan warung makan dengan total luas area terbakar sekitar 48 meter persegi (8x6 meter). Meskipun tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam insiden ini, kerugian material yang ditanggung pemilik warung diperkirakan mencapai Rp 161 juta.

"Bangunan yang terbakar adalah dua warung makan. Alhamdulillah tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, dan api telah berhasil kami padamkan sepenuhnya," tutup Slamet menegaskan.

Editor: Erwin Pratama

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar