Penampilan terbaru Habib Rizieq Shihab menjadi perbincangan hangat di media sosial. Mantan pemimpin Front Pembela Islam (FPI) ini menunjukkan perubahan fisik yang signifikan, terutama pada kondisi kakinya yang terlihat menghitam.
Banyak netizen yang mengaitkan penampilannya dengan kondisi kesehatan para pemimpin dunia di masa lalu. Sebutan "Firaun Jawa" dan nominasi "Finalis Tokoh Terkorup Dunia 2024" dari OCCRP semakin menambah sorotan terhadap figur kontroversial ini.
Reaksi Netizen atas Kondisi Kaki Habib Rizieq
Platform media sosial X (sebelumnya Twitter) ramai dengan komentar netizen yang membandingkan kondisi Habib Rizieq dengan tokoh-tokoh sejarah. Seorang pengguna dengan akun @PutraMataSatu menyatakan: "Langsung teringat Mustafa Kemal Attaturk."
Sementara itu, pengguna lain @Irwan38117510 menambahkan: "Saya ingetnya si Ariel Sharon." Perbandingan ini menarik perhatian banyak pihak yang penasaran dengan kesamaan kondisi kesehatan antara Habib Rizieq dengan kedua tokoh tersebut.
Kisah Kesehatan Ariel Sharon dan Kemal Attaturk
Ariel Sharon, mantan Perdana Menteri Israel, meninggal dunia pada 11 Januari 2014 di usia 85 tahun. Ia mengalami koma selama delapan tahun sebelum akhirnya meninggal akibat stroke yang dideritanya pada tahun 2006. Kematiannya diumumkan setelah sejumlah organ vitalnya mengalami kegagalan fungsi.
Sedangkan Mustafa Kemal Attaturk, pendiri Republik Turki sekuler, meninggal dunia pada 10 November 1938. Berbagai catatan sejarah menyebutkan bahwa Attaturk mengalami berbagai masalah kesehatan kompleks, termasuk penyakit kulit yang menyebabkan kerusakan cepat pada jaringan tubuhnya. Dokter saat itu memberikan berbagai jenis salep untuk mengobati luka-luka di kakinya yang terus memburuk.
Kondisi kesehatan Habib Rizieq Shihab ini terus menjadi perhatian publik, terutama di kalangan pengikut dan pengamat politik Indonesia. Perkembangan terbaru mengenai kesehatannya masih ditunggu oleh berbagai pihak.
Artikel Terkait
BI Terapkan Kuota Penukaran Uang Baru Jelang Lebaran 2026
Anggota DPR Desak Bentuk Tim Khusus Tangani Penonaktifan Massal Peserta BPJS PBI
Gibran Tegaskan Komitmen Pemerintah Perangi Korupsi dan Dorong RUU Perampasan Aset
Produksi Kakao Nasional Diproyeksi Naik Jadi 635 Ribu Ton pada 2026