Perawatan yang diberikan mencakup pemberian Vaksin Anti Rabies (VAR), obat antivirus, dan antibiotik. Saat ini, kondisi semua korban dilaporkan stabil dan tidak menunjukkan gejala lanjutan yang membahayakan.
Langkah Pencegahan dan Imbauan untuk Warga
Sebagai bagian dari upaya pencegahan, petugas bersama dengan masyarakat setempat melakukan penindakan terhadap anjing liar yang menyerang. Langkah ini diambil untuk memutus potensi penyebaran virus rabies sekaligus menciptakan kembali rasa aman bagi warga, khususnya anak-anak yang kerap beraktivitas di luar rumah.
Kapolsek juga mengakui bahwa pasca-kejadian, sempat timbul kekhawatiran di kalangan warga. Beberapa di antaranya bahkan menjadi enggan untuk beraktivitas di ruang publik.
Kepada masyarakat, Kapolsek Nanga Taman mengimbau agar segera melaporkan setiap kejadian gigitan anjing ke fasilitas kesehatan terdekat. Selain itu, warga juga diminta waspada terhadap hewan peliharaan yang menunjukkan gejala rabies, seperti mengeluarkan liur berlebihan, bersikap agresif, takut air, atau mati secara mendadak.
Laporan dapat disampaikan kepada petugas kesehatan atau dinas peternakan setempat agar penanganan dapat dilakukan secepat mungkin sebelum menimbulkan risiko yang lebih besar bagi komunitas.
Artikel Terkait
Warga Makassar Diingatkan Imsak Hari Ini Pukul 04.43 WITA
Atletico Madrid Hadapi Club Brugge di Laga Penentu Tiket 16 Besar Liga Champions
Pimpinan Ponpes di Lombok Tengah Jadi Tersangka Kasus Kekerasan Seksual
Debt Collector di Metro Diamankan, Diduga Gelapkan Mobil Debitur Rp285 Juta