Penjara Bawah Tanah Rakefet: Nasib Pilu Tahanan Palestina Tanpa Sinar Matahari

- Minggu, 09 November 2025 | 20:00 WIB
Penjara Bawah Tanah Rakefet: Nasib Pilu Tahanan Palestina Tanpa Sinar Matahari

Penjara Bawah Tanah Israel: Nasib Warga Palestina di Rakefet Tanpa Sinar Matahari

Zionis Israel menahan puluhan warga Palestina dari Gaza dalam penjara bawah tanah Rakefet. Tahanan hidup tanpa cahaya matahari, mengalami kekurangan makanan, dan dilarang berkomunikasi dengan keluarga atau dunia luar.

Kondisi Mengenaskan Tahanan Sipil Palestina

Dua warga sipil termasuk dalam tahanan ini: seorang perawat yang ditangkap masih mengenakan seragam dinas dan seorang remaja penjual makanan. Keduanya ditahan berbulan-bulan tanpa dakwaan atau proses pengadilan.

Sejarah Penjara Bawah Tanah Rakefet

Penjara Rakefet pertama kali dibuka tahun 1980-an untuk penjahat kelas berat Israel, namun ditutup karena dinilai tidak manusiawi. Menteri Keamanan Itamar Ben-Gvir memerintahkan pembukaan kembali setelah serangan 7 Oktober 2023.

Fasilitas Bawah Tanah yang Mengisolasi

Seluruh kompleks penjara berada di bawah tanah termasuk sel, area olahraga, dan ruang pertemuan pengacara. Data resmi menunjukkan sekitar 100 tahanan kini dikurung di Rakefet, jauh dari kapasitas awal 15 tahanan.

Dampak Kesehatan yang Ekstrem

Menurut PCATI, kondisi tanpa cahaya alami berbulan-bulan menyebabkan dampak kesehatan mental dan fisik yang parah. Tahanan kehilangan ritme tidur dan kemampuan memproduksi vitamin D.

Pelanggaran Hak Dasar Tahanan

Pengacara melaporkan kondisi tidak manusiawi termasuk pemukulan rutin, sel penuh tanpa ventilasi, makanan minim, dan larangan komunikasi dengan keluarga. Tahanan hanya keluar sel 5 menit setiap 2 hari.

Isolasi Total dari Dunia Luar

Tahanan tidak mengetahui kabar keluarga mereka sendiri. Seorang perawat dengan tiga anak sama sekali tidak tahu kondisi keluarganya sejak ditahan.

Proses Hukum yang Dipertanyakan

Hakim Israel memutuskan penahanan "hingga perang berakhir" melalui sidang video singkat tanpa kehadiran pengacara atau bukti yang memadai.

Tanggapan Otoritas Israel

Layanan Penjara Israel mengklaim operasional sesuai hukum, sementara Kementerian Kehakiman dan militer saling merujuk tanggung jawab mengenai kebijakan penahanan di Rakefet.

Editor: Handoko Prasetyo

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar