Ledakan SMAN 72 Jakarta: Polisi Temukan Serbuk Diduga Bahan Peledak di Rumah Terduga Pelaku
JAKARTA - Penyidik Polda Metro Jaya berhasil menemukan sejumlah barang bukti penting, termasuk serbuk yang diduga digunakan sebagai pemicu ledakan di SMAN 72 Jakarta, Kelapa Gading. Barang bukti ini disita dari hasil penggeledahan rumah terduga pelaku.
Kombes Pol. Bhudi Hermanto, Kabid Humas Polda Metro Jaya, mengonfirmasi temuan tersebut. "Terdapat sejumlah barang bukti yang disita polisi dari hasil penggeledahan itu. Salah satunya adalah serbuk yang diduga dijadikan pemicu ledakan di SMAN 72 Jakarta," ujarnya.
Namun, Bhudi menegaskan bahwa kepastian apakah serbuk itu benar-benar bahan peledak masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium yang dilakukan oleh Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor).
Barang Bukti Serbuk Menunggu Uji Laboratorium
Proses identifikasi dan analisis ilmiah sepenuhnya menjadi kewenangan Puslabfor. Penggeledahan rumah terduga pelaku ini dilakukan untuk mencocokkan barang bukti yang ditemukan di tempat kejadian perkara (TKP) dengan yang ada di lokasi penggeledahan.
"Penggeledahan ini merujuk pada alat bukti yang ditemukan di TKP. Tujuannya untuk memilah persesuaian antara barang bukti pada saat penggeledahan dengan barang bukti yang ada di TKP," jelas Bhudi.
Kepolisian masih harus memastikan melalui uji lab apakah jenis serbuk yang ditemukan di rumah terduga pelaku sama dengan serbuk yang ditemukan di lokasi ledakan sekolah.
Kronologi Ledakan di SMAN 72 Jakarta
Peristiwa ledakan terjadi pada Jumat (7/11) sekitar pukul 12.15 WIB di lingkungan SMA Negeri 72 Jakarta, yang terletak dalam kompleks Kodamar TNI AL, Kelapa Gading, Jakarta Utara.
Berdasarkan keterangan saksi, ledakan pertama terdengar saat siswa dan guru sedang melaksanakan salat Jumat di masjid sekolah. Ledakan ini diikuti oleh ledakan kedua yang diduga berasal dari arah yang berbeda.
Insiden ini mengakibatkan sejumlah korban mengalami cedera, seperti luka bakar dan luka akibat serpihan, serta menimbulkan kepanikan di kalangan warga sekolah dan masyarakat sekitar.
Motif dan Profil Terduga Pelaku
Investigasi awal kepolisian mengindikasikan bahwa terduga pelaku diduga merupakan salah satu siswa di sekolah tersebut. Motif yang diduga menjadi pemicu aksi ini adalah karena pelaku mengalami perundungan atau bullying.
Di lokasi kejadian, polisi juga menemukan benda yang mirip senjata airsoft gun dan revolver, yang setelah diperiksa lebih lanjut ternyata adalah mainan.
Penyelidikan terhadap kasus ledakan di SMAN 72 Jakarta ini masih terus dilakukan secara intensif oleh Polda Metro Jaya.
Artikel Terkait
Tiga Bocah Tewas Tenggelam di Waduk Lamongan Saat Coba Tolong Teman
Delapan Rumah Hangus Terbakar di Permukiman Padat Makassar, Diduga Dipicu Mainan Api Anak
Sidang Isbat Kemenag Tetapkan Awal Ramadhan 1447 H Malam Ini
Bupati Bone Turun ke Pasar Pantau Harga Pokok Jelang Ramadhan