Survei Indikator: Kepuasan ke Prabowo Capai 77,7%, Pemberantasan Korupsi Masalah Paling Mendesak
Lembaga survei Indikator Politik Indonesia merilis hasil survei nasional yang mengevaluasi kinerja satu tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Survei dilakukan secara tatap muka pada periode 20 hingga 27 Oktober 2025.
Survei ini tidak hanya mengukur evaluasi publik tetapi juga memetakan masalah nasional yang paling mendesak dan potensi calon pemimpin di masa depan.
Masalah Paling Mendesak Menurut Publik
Berdasarkan temuan survei, publik menilai ada tiga masalah utama yang harus segera diselesaikan oleh pemimpin nasional:
- Pemberantasan Korupsi: 25,3%
- Pengendalian Harga Kebutuhan Pokok: 22,3%
- Penyediaan Lapangan Pekerjaan: 15,6%
Simulasi Elektabilitas Capres 2029
Survei ini juga menyertakan simulasi semi terbuka dengan 25 nama calon presiden. Pertanyaannya adalah, "Jika pemilihan presiden diadakan sekarang ini, siapa yang akan ibu/bapak pilih?"
Berikut adalah tiga nama dengan elektabilitas tertinggi:
- Prabowo Subianto: 46,7%
- Dedi Mulyadi (Gubernur Jawa Barat): 18,4%
- Anies Baswedan (Eks Gubernur DKI Jakarta): 9%
Nama-nama lain yang disebutkan antara lain Gibran Rakabuming Raka, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Ganjar Pranowo, Purbaya Yudhi Sadewa, dan Sherly Tjoanda.
Tingkat Kepuasan Publik pada Kinerja Prabowo
Elektabilitas tinggi Prabowo Subianto didukung oleh tingkat kepuasan publik yang besar terhadap kinerjanya. Sebanyak 77,7% responden menyatakan puas, dengan rincian 17,3% sangat puas dan 60,4% cukup puas.
Metodologi Survei
Survei nasional ini melibatkan 1.220 responden yang merupakan warga negara Indonesia yang telah memiliki hak pilih (berusia 17 tahun ke atas atau sudah menikah). Metode yang digunakan adalah multistage random sampling dengan margin of error sekitar ±2,9% pada tingkat kepercayaan 95%.
Artikel Terkait
Al-Azhar Beri Penghargaan kepada Pemerintah Indonesia atas Dukungan SDM
NTB Ditunjuk Jadi Sentra Jagung dan Bawang Putih Nasional
PSM Akhiri Paceklik dengan Kemenangan Penting atas PSBS Biak
Organisasi Ulama Internasional Dukung Iran dan Peringatkan Risiko Eskalasi Konflik