Aliansi Jurnalis Independen (AJI) dan ELSAM Tolak Soeharto Jadi Pahlawan Nasional
Aliansi Jurnalis Independen (AJI) dan Lembaga Studi dan Advokasi Masyarakat (ELSAM) secara resmi menyatakan penolakan terhadap wacana pemberian gelar Pahlawan Nasional kepada mantan Presiden Soeharto. Penolakan ini didasarkan pada catatan sejarah pelanggaran HAM dan praktik korupsi selama masa kepemimpinan Orde Baru.
Alasan AJI dan ELSAM Menolak Soeharto Sebagai Pahlawan Nasional
Sekretaris Jenderal AJI, Bayu Wardana, menyatakan bahwa secara moral dan fakta historis, Soeharto tidak pantas menyandang gelar pahlawan. "Faktanya, dia banyak kejahatannya Soeharto," tegas Bayu dalam pernyataannya kepada media pada Jumat, 7 November.
Bayu mengingatkan pentingnya belajar dari sejarah, dengan mengambil contoh bagaimana Jerman menangani masa kelam pemerintahan Adolf Hitler. "Jerman mana pernah ada usulan Hitler jadi pahlawan, bahkan di sekolah-sekolah diajarkan bahwa bangsa Jerman pernah punya masa kegelapan," ujarnya.
Artikel Terkait
PSHK Desak Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Diadili di Pengadilan Umum
Bahlil: 20 Proyek Hilirisasi Tahap Awal Sudah Mulai, Investasi Capai Rp239 Triliun
Warga Makassar Bentrok dengan Petugas Tolak Penggusuran Kios di Jalan Satando
Pokon, Hidangan Khas Toraja yang Sarat Makna dalam Ritual Rambu Solo