Biaya Perang Gaza Capai 76,3 Miliar USD Menurut Data Israel
Kementerian Keuangan Israel mengungkap total biaya perang di Gaza mencapai 76,3 miliar dolar AS atau setara Rp1.200 triliun berdasarkan laporan Hebrew Broadcasting Corporation.
Data resmi menunjukkan beban ekonomi konflik Israel-Gaza selama dua tahun terakhir menelan anggaran sebesar 250 miliar shekel. Angka ini mencerminkan dampak finansial signifikan dari operasi militer berkepanjangan di wilayah Palestina.
Penyalahgunaan Anggaran Pertahanan Israel
Laporan internal mengungkapkan dugaan penyalahgunaan dana pertahanan Israel, termasuk pembayaran bonus besar kepada prajurit cadangan tanpa transparansi anggaran. Pejabat keuangan menuding lembaga pertahanan menyebabkan pemborosan miliaran shekel.
Respons Pemerintah Israel
Menteri Keuangan Israel Bezalel Smotrich membenarkan peningkatan anggaran pertahanan dengan alasan kebutuhan pertumbuhan ekonomi masa depan. Pernyataan ini menuai kritik di tengat eskalasi konflik Gaza yang berkelanjutan.
Dampak Konflik Israel-Palestina
Operasi militer Israel di Gaza dilaporkan menyebabkan kerugian infrastruktur humanitarian dan korban sipil dalam jumlah besar. Masyarakat internasional terus mendesak akuntabilitas atas pelanggaran hukum humaniter dalam konflik Palestina-Israel.
Laporan keuangan Israel ini memberikan perspektif baru tentang dampak ekonomi konflik Gaza terhadap anggaran negara, sekaligus menguatkan seruan penyelesaian damai konflik Israel-Palestina.
Artikel Terkait
BI Terapkan Kuota Penukaran Uang Baru Jelang Lebaran 2026
Anggota DPR Desak Bentuk Tim Khusus Tangani Penonaktifan Massal Peserta BPJS PBI
Gibran Tegaskan Komitmen Pemerintah Perangi Korupsi dan Dorong RUU Perampasan Aset
Produksi Kakao Nasional Diproyeksi Naik Jadi 635 Ribu Ton pada 2026