Prestasi di Tengah Kesibukan
Di sela kesibukannya sebagai illustrator digital, Danar telah berhasil menciptakan 6 wayang kulit, dengan 2 di antaranya telah dipamerkan di Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta pada peringatan Hari Wayang Nasional tahun lalu. Dengan kondisi ideal, pembuatan satu wayang kulit membutuhkan waktu sekitar satu minggu.
Teknologi dan Masa Depan Wayang
Di era digital ini, Danar justru optimis dengan masa depan wayang. Ia meyakini bahwa teknologi dan internet justru memudahkan generasi muda untuk mengenal dan memahami wayang. Dengan adanya sekolah perdalangan dan akses informasi yang semakin mudah, wayang sebagai warisan leluhur akan tetap lestari.
Semangat Danar dalam melestarikan wayang kulit menjadi inspirasi bagi banyak pihak. Melalui dedikasinya, warisan budaya Indonesia ini terus hidup dan relevan di zaman modern.
Artikel Terkait
Veda Ega Pratama Raih Podium Moto3 Brazil Usai Strategi Cerdas di Balik Bendera Merah
Prabowo Unggah Foto Lawas Bersama Soeharto di Momen Ulang Tahun Putra
Antrean Kendaraan Mulai Mengular di Bakauheni Jelang Puncak Arus Balik Lebaran
Semifinal Lomba Domino IKATSI Unhas Berlangsung Sengit di Unhas Hotel