Pada tahun 2024, Asuransi Jasindo memperkuat program melalui kolaborasi strategis dengan IFG, Jamkrindo, Jasa Raharja, dan Askrindo. Kolaborasi ini merupakan bentuk sinergi BUMN berkelanjutan dalam membangun ketangguhan masyarakat Mentawai.
Dewi Utari menegaskan bahwa kolaborasi ini merupakan investasi sosial jangka panjang yang diharapkan dapat menumbuhkan masa depan generasi muda Indonesia, khususnya di daerah tertinggal.
Komitmen Berkelanjutan untuk Daerah 3T
Keberlanjutan program di Mentawai menjadi komitmen inti perusahaan untuk memastikan manfaat TJSL benar-benar dirasakan masyarakat di wilayah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T). Perusahaan meyakini masyarakat di daerah terpencil berhak memiliki akses setara terhadap fasilitas dasar kesehatan, pendidikan, dan sumber daya yang layak.
Program TJSL Asuransi Jasindo di Mentawai dirancang berdasarkan kebutuhan nyata masyarakat dengan perencanaan matang dan pelaksanaan menyeluruh. Inisiatif ini tidak hanya sebagai kegiatan sosial, tetapi menjadi wujud nyata komitmen perusahaan dalam menumbuhkan harapan dan kemandirian masyarakat lokal.
Melalui berbagai inisiatif sosial dan lingkungan, Asuransi Jasindo juga aktif menumbuhkan rasa kepedulian di kalangan generasi muda Indonesia terhadap pembangunan daerah tertinggal.
Artikel Terkait
Mulai 2026, WFH ASN Diiringi Aturan Respons 5 Menit dan Pelacakan Lokasi
Harga Kedelai Impor Melonjak, Perajin Tempe Jember Pangkas Produksi dan Tenaga Kerja
Tiga Pelaku Pengeroyokan Tewaskan Pria di Sukabumi Diringkus di Banten
Pendaftaran Polri 2026 di NTT Ramai, 3.660 Calon Ikuti Seleksi Ketat