Zohran Mamdani Menang Pilwalkot New York City, Kalahkan Andrew Cuomo
Zohran Mamdani berhasil memenangkan pemilihan wali kota New York City. Kemenangan politikus berhaluan kiri ini menjadi sorotan utama dalam peta politik Amerika Serikat.
Kemenangan Telak Atas Andrew Cuomo
Mamdani mengalahkan Andrew Cuomo yang maju sebagai calon independen. Cuomo sebelumnya mengalami kekalahan dalam pemilihan pendahuluan kandidat Demokrat. Menurut laporan Reuters, hasil ini menandai pergeseran politik signifikan di New York City.
Partisipasi Pemilih Tertinggi Sejak 1969
Dewan pemilihan mengumumkan lebih dari 2 juta surat suara berhasil dikumpulkan, termasuk surat suara pemilu awal. Angka ini menjadi rekor partisipasi pemilih tertinggi yang tercatat di New York City sejak 1969.
Visi Kebijakan Progresif Mamdani
Selama kampanye, Mamdani menawarkan berbagai kebijakan sayap kiri yang ambisius. Dua program utamanya meliputi pembekuan biaya sewa untuk hampir satu juta apartemen dan penggratisan biaya bus kota bagi seluruh warga.
Reaksi dan Dukungan Trump untuk Cuomo
Mantan Presiden Donald Trump sebelumnya menyatakan dukungan penuh untuk Andrew Cuomo. Trump bahkan mengancam akan menahan dana federal jika Mamdani memenangkan pilwalkot. Cuomo sendiri adalah politikus veteran yang telah tiga kali memenangkan pilwalkot New York City.
Trump Sebut Mamdani "Kandidat Komunis"
Trump secara terbuka menyerang Mamdani dengan menyebutnya sebagai komunis. Dalam unggahan di Truth Social, Trump menyatakan: "Entah Anda secara pribadi menyukai Andrew Cuomo atau tidak, Anda benar-benar tidak punya pilihan. Anda harus memilihnya dan berharap dia melakukan pekerjaan yang fantastis. Dia mampu melakukannya, Mamdani tidak!"
Trump menambahkan: "Jika Kandidat Komunis Zohran Mamdani memenangkan Pemilihan Wali Kota New York City, sangat kecil kemungkinan saya akan menyumbangkan Dana Federal selain dari jumlah minimum yang diwajibkan, untuk rumah pertama saya tercinta."
Artikel Terkait
Adies Kadir Segera Dilantik sebagai Hakim MK di Hadapan Presiden Prabowo
Main Hakim Sendiri Berujung Buntung: Korban Pencurian Malah Jadi Tersangka
Persoalan Kertas yang Merenggut Nyawa: Bocah 10 Tahun Bunuh Diri Usai Keluarga Tak Kebagian Bansos
Akhir Tragis Sang Raja Penipuan Online di Perbatasan Myanmar