Rakyat Berhak Ribut Soal Dugaan Korupsi Kereta Cepat Whoosh
Oleh: Ahmad Khozinudin, S.H., Advokat
Pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang mengatakan "Tak usah ribut-ribut Whoosh" menuai reaksi dari berbagai kalangan. Pernyataan ini dinilai mengabaikan hak rakyat untuk mengkritik kebijakan pemerintah, terutama yang berkaitan dengan penggunaan uang negara.
Restrukturisasi Utang Whoosh: Beban Baru untuk Rakyat?
Solusi restrukturisasi utang Whoosh yang diusulkan Presiden Prabowo sebesar Rp 1,2 triliun per tahun mirip dengan usulan sebelumnya. Yang perlu dipahami, jaminan penyelesaian utang ini bukan berasal dari kantong pribadi, melainkan dari APBN yang bersumber dari pajak rakyat.
Fakta Biaya Proyek Whoosh yang Kontroversial
Proyek kereta cepat Whoosh dengan biaya Rp 112 triliun hanya membangun jalur sepanjang 150 KM dari Halim ke Padalarang. Sebagai perbandingan, di Arab Saudi dana yang sama bisa membangun kereta cepat sepanjang 1.500 KM. Perbandingan ini menimbulkan pertanyaan tentang efisiensi penggunaan dana proyek.
Artikel Terkait
Main Hakim Sendiri Berujung Buntung: Korban Pencurian Malah Jadi Tersangka
Persoalan Kertas yang Merenggut Nyawa: Bocah 10 Tahun Bunuh Diri Usai Keluarga Tak Kebagian Bansos
Akhir Tragis Sang Raja Penipuan Online di Perbatasan Myanmar
KPK Bergerak Lagi, OTT Sasar Pejabat Bea Cukai