Partai Gerindra Buka Pendaftaran: Syarat Jadi Kader Hanya 2 Poin
Ketua Dewan Kehormatan sekaligus Sekretaris Dewan Pembina Partai Gerindra, Ahmad Muzani, memberikan pernyataan resmi mengenai rencana Ketua Umum Projo, Budi Arie Setiadi, yang ingin bergabung dengan Partai Gerindra. Muzani menegaskan bahwa Gerindra merupakan partai politik yang terbuka bagi seluruh masyarakat Indonesia.
Syarat Jadi Kader Gerindra
Muzani menjelaskan hanya ada dua persyaratan utama untuk menjadi kader Partai Gerindra. "Pada prinsipnya Partai Gerindra itu partai terbuka. Partai yang menerima keanggotaan dari mana saja. Yang penting, satu, sudah berumur 17 tahun ke atas atau sudah menikah," jelas Muzani di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (4/11).
"Yang kedua dia warga negara Indonesia," tambahnya. Ketua MPR RI itu menegaskan bahwa siapa pun yang memenuhi kedua syarat tersebut dapat diterima sebagai kader Gerindra.
Respons Terkait Budi Arie Setiadi
Mengenai rencana Budi Arie Setiadi, Muzani menyatakan: "Apalagi seorang Budi Arie yang saya kira kita semua sudah tahu semua." Namun, Muzani mengungkapkan bahwa belum ada pembicaraan lanjutan mengenai bergabungnya Budi Arie ke Partai Gerindra. "Saya belum ketemu beliau," ucap Muzani.
Muzani juga mengonfirmasi bahwa rencana ini belum dibicarakan dengan Ketua Umum Gerindra, Prabowo Subianto. "Belum (dibicarakan sama Prabowo). Saya belum ketemu presiden sejak ada berita ini," tandasnya.
Latar Belakang Rencana Bergabung
Sebelumnya, Budi Arie Setiadi mengungkapkan keinginannya untuk bergabung dengan Partai Gerindra usai terpilih kembali sebagai Ketua Umum Projo periode 2025-2030 pada Minggu (2/11). Meskipun demikian, ia menekankan bahwa rencana ini masih dalam tahap pertimbangan dan membutuhkan restu dari anggota Projo serta keputusan resmi dari Partai Gerindra.
Artikel Terkait
FIFA Jatuhkan Sanksi 20 Laga dan Denda Rp324 Juta untuk Mantan Manajer Timnas Sumardji
Benzema Cetak Hattrick di Debut, Al Hilal Hancurkan Al Okhdood 6-0
Pakar Ungkap Modus dan Evolusi Love Scam yang Kian Terstruktur
KPK Selidiki Dugaan Suap Impor Melibatkan Perusahaan Logistik Blueray Cargo