"Tidak ada genosida Kristen di Nigeria," tegas Ebienfa dalam wawancara dengan Al-Jazeera. Ia mengakui adanya tantangan keamanan, namun menolak klaim bahwa hanya umat Kristen yang menjadi target.
Rencana Dua Opsi Serangan Militer AS
Trump mengungkapkan skema serangan ke Nigeria yang terdiri dari dua opsi: serangan udara dan pengerahan pasukan darat. Pernyataan ini disampaikannya saat berada di pesawat Air Force One, menanggapi laporan tentang pembunuhan umat Kristen dalam jumlah besar.
Analis Konflik: Semua Agama Menjadi Korban
Bulama Bukarti, seorang analis konflik Nigeria, menyoroti bahwa data yang ada tidak mendukung klaim pembantaian khusus umat Kristen. Menurutnya, kelompok teroris seperti Boko Haram menyerang warga sipil tanpa memandang agama.
"Mereka mengebom gereja, masjid, dan pasar. Ini adalah narasi berbahaya yang memecah belah," jelas Bukarti. Ia menekankan bahwa serangan terjadi terhadap Muslim, Kristen, dan penganut agama tradisional.
Artikel Terkait
PSSI Umumkan Susunan Pelatih Baru Timnas Indonesia, John Herdman Jadi Pelatih Kepala
Pantai Kuri Caddi di Maros: Pesona Tersembunyi yang Masih Asri dan Sunyi
BPP KKSS Salurkan Bantuan Sembako ke Panti Asuhan dalam Rangka PSBM ke-XXVI
Penumpang Meninggal Dunia di Kapal Feri Kolaka-Bajoe