Kisah Sukses Reni: Raup Untung Rp 500 Ribu Jual Merchandise BLACKPINK di GBK
Reni (49) dan menantunya memanfaatkan momen konser BLACKPINK World Tour di GBK, Jakarta, dengan berjualan merchandise. Mereka terlihat duduk di trotoar sambil menjual berbagai pernak-pernik bernilai ekonomis.
Merchandise BLACKPINK Laris Manis
Di sekitar mereka terpajang aneka merchandise BLACKPINK yang menarik, mulai dari bando, pin, hingga kipas bergambar personel grup seperti Jisoo dan Lisa. Barang-barang ini menjadi incaran para BLINK (sebutan untuk fans BLACKPINK) usai menonton konser.
Keuntungan Berlipat dari Modal Minimal
Reni mengungkapkan keuntungan bersih yang berhasil dikumpulkannya selama dua hari berjualan mencapai Rp 500 ribu. Strategi bisnisnya cerdas: ia memproduksi sendiri semua merchandise menggunakan mesin cetak pribadi sehingga modal per item sangat terjangkau.
Sebagai contoh, kipas yang modal produksinya hanya Rp 3 ribu berhasil dijual seharga Rp 15 ribu. Sementara harga jual merchandise lainnya berkisar antara Rp 10 ribu hingga Rp 25 ribu.
Waktu Luang Hasilkan Uang Tambahan
Reni berangkat dari rumahnya di Ancol, Jakarta Utara sekitar pukul 16.00 WIB dan sudah mulai berjualan di sekitar GBK pada pukul 16.30 WIB. Ia mengajak menantunya untuk mengisi waktu luang dengan kegiatan produktif.
"Daripada di rumah kan bengong, di sini lumayan dapat uang," ujarnya.
Pengalaman Pertama Berjualan Langsung
Ini merupakan pengalaman pertama Reni berjualan langsung di sekitar GBK. Sebelumnya, dengan bermodal mesin cetak sendiri, ia lebih sering menitipkan barang dagangannya kepada supplier.
"Biasanya orang pada ngambil terus setor (uang). Tapi (sekarang) saya sekalian gelar lah," tutup Reni.
Artikel Terkait
AS Monaco Resmi Aktifkan Opsi Pembelian Ansu Fati dari Barcelona Senilai 11 Juta Euro
James Milner Pensiun di Usia 40 Tahun, Tutup Karier 24 Musim dengan Rekor 658 Laga di Premier League
Kemenag Sembelih 12 Sapi dan 6 Kambing, Salurkan 1.200 Paket Daging Kurban serta Santunan Anak Yatim
Pelaku Curanmor Bersenpi Tewas Ditembak, Polisi Ringkus Satu Komplotan di Tulang Bawang