Klaim Budi Arie: PROJO Bukan Pro-Jokowi, Ini Arti dan Makna Sebenarnya
Ketua Umum PROJO, Budi Arie Setiadi, secara tegas menyatakan bahwa nama organisasinya bukanlah singkatan dari Pro-Jokowi. Menurut penjelasannya, tidak ada kepanjangan khusus untuk nama organisasi sukarelawan yang dikenal sebagai pendukung setia Joko Widodo (Jokowi) tersebut.
Pernyataan ini disampaikan Budi Arie sebagai tanggapan atas pertanyaan awak media mengenai apakah organisasi pendukung Jokowi di Pilpres 2014 dan 2019 itu akan tetap mempertahankan nama PROJO ke depannya.
"Tetap PROJO. Memang enggak ada kepanjangan. Cuma, teman-teman media yang menyebut PROJO itu Pro-Jokowi, karena gampang dilafalkan aja," ujar Budi Arie di sela-sela Kongres III organisasinya di Hotel Grand Sahid, Jakarta Selatan, Sabtu (1/11/2025).
Arti PROJO Menurut Budi Arie Setiadi
Mantan Menteri Komunikasi dan Informatika itu kemudian membeberkan asal-usul nama PROJO. Ia menjelaskan bahwa nama tersebut diambil dari bahasa Sansekerta dan Jawa Kawi. Menurut Budi Arie, kata "projo" memiliki makna rakyat dan negeri.
"Kami adalah kaum yang mencintai negara dan rakyatnya," imbuhnya menegaskan filosofi organisasi.
Transformasi dan Masa Depan PROJO
Lebih lanjut, Budi Arie menegaskan bahwa PROJO sebagai organisasi sukarelawan harus melakukan transformasi. Hal ini dilakukan setelah organisasinya mengawal pemerintahan Jokowi selama dua periode. Ia beralasan bahwa kini PROJO menghadapi tantangan yang berbeda.
"Ini tidak mudah geopolitiknya, tantangan globalnya, dan sebagainya, sehingga kami harus betul-betul menjaga persatuan nasional dan ini menjadi penting," ucapnya.
Penggantian Logo PROJO
Budi Arie juga menambahkan bahwa dalam kongres tersebut, PROJO akan memutuskan untuk mengganti logo yang telah digunakan selama lebih dari satu dekade.
"Logo PROJO akan kami ubah, supaya tidak terkesan mengultuskan individu," kata mantan Menteri Koperasi di pemerintahan Prabowo Subianto itu.
Tanggapan Netizen Terhadap Klarifikasi PROJO
Klarifikasi dari Budi Arie ini langsung menuai beragam reaksi dari warganet di media sosial. Salah satu komentar yang viral bertanya, "Kalau PRO-JO bukan kepanjangan Pro-Jokowi, Apakah kepanjangan Pro-Judi Online? Cuma nanya." Komentar ini merepresentasikan rasa penasaran dan sedikit keraguan publik terhadap penjelasan resmi tersebut.
Artikel Terkait
Tumpukan Sampah Membentuk Daratan Baru, Ancam Ekosistem dan Nelayan di Pesisir Cirebon
Dinamika Ruang Ganti Memanas, Otoritas Arbeloa di Real Madrid Dipertanyakan
Akuntan di Lhokseumawe Rekayasa Begal untuk Gelapkan Gaji Relawan Rp59,9 Juta
Tim Putri Bulu Tangkis Indonesia Hadapi Thailand di Perempat Final BATC 2026