Akun X Alwi Johan @AlwiJo membagikan kondisi memprihatinkan layanan kesehatan di Indonesia Timur melalui unggahannya.
Perjuangan Berat Akses Kesehatan di Indonesia Timur
Masyarakat Indonesia Timur menghadapi tantangan besar dalam mengakses fasilitas kesehatan. Untuk mencapai rumah sakit, mereka harus menempuh perjalanan laut selama 15 jam menggunakan kapal ekonomi dengan kondisi yang sangat memprihatinkan.
Kesenjangan Pembangunan antara Indonesia Barat dan Timur
Kondisi ini memperlihatkan kesenjangan pembangunan kesehatan yang masih sangat lebar antara wilayah Indonesia Barat dan Timur. Minimnya rumah sakit dan fasilitas kesehatan memaksa masyarakat menempuh perjalanan berbahaya demi mendapatkan pelayanan kesehatan.
Perbandingan Anggaran Kereta Cepat vs Pembangunan Kesehatan
Proyek kereta cepat Jakarta-Bandung dengan anggaran Rp 120 triliun dinilai tidak proporsional dibandingkan kebutuhan mendesak pembangunan kesehatan di Indonesia Timur. Anggaran sebesar itu sebenarnya dapat dialokasikan untuk membangun fasilitas kesehatan yang lebih dibutuhkan masyarakat.
Potensi Pembangunan Rumah Sakit dengan Anggaran 120 Triliun
Dengan anggaran Rp 120 triliun, Indonesia dapat membangun sekitar 400 rumah sakit lengkap berkapasitas 200 tempat tidur, mengingat biaya pembangunan satu rumah sakit berkisar Rp 250-300 miliar.
Pembangunan infrastruktur kesehatan di Indonesia Timur menjadi kebutuhan mendesak yang harus menjadi prioritas pemerintah untuk menjamin hak dasar masyarakat atas pelayanan kesehatan yang layak.
Artikel Terkait
Bupati Bone Resmi Buka Rakor GTRA 2026, Dorong Reforma Agraria untuk Kesejahteraan Masyarakat
BMKG: Cuaca Makassar Cerah Berawan Sepanjang Hari Ini, Tak Ada Potensi Hujan Signifikan
Dua Tewas dalam Kecelakaan Beruntun di Sidoarjo, Berawal dari Mobil Diduga Dikemudikan Sopir Mengantuk
Federasi Iran Klaim Jatah Tiket Piala Dunia 2026 Dicabut Sepihak, Suporter Terancam Gagal Nonton