Prabowo juga memberikan komentar terkait strategi penegakan hukum yang dilakukan polisi. "Kadang polisi mengumpat di tempat yang gelap. Kalau kita salah tertangkap, itu berarti kita hanya mau tertib ketika dilihat," ujarnya. Pernyataan ini mengajak masyarakat untuk menaati peraturan karena kesadaran sendiri, bukan hanya karena takut diawasi.
Meski mengkritik, Prabowo yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Partai Gerindra ini memberikan apresiasi tinggi terhadap kinerja Kepolisian Indonesia secara keseluruhan. Ia menyebut bahwa performa polisi di Tanah Air saat ini sudah sangat baik. "Alhamdulillah, polisi bekerja dengan benar. Mari kita buka-bukaan," tuturnya.
Presiden mengakui bahwa dalam sebuah lembaga besar seperti Polri, yang memiliki ratusan ribu anggota, mustahil semua personel berperilaku sempurna. Berpengalaman sebagai mantan panglima, Prabowo menyadari bahwa selalu ada kemungkinan terdapat oknum yang tidak disiplin. "Saya tahu, anak buah saya ada yang nakal, ada yang brengsek. Ya, sudah," tambahnya dengan bijak.
Pengakuan dan pernyataan Prabowo ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya keselamatan berlalu lintas dan mendukung kinerja polisi dalam menegakkan hukum di jalan raya.
Artikel Terkait
Ribuan Pejabat Serbu Sentul, Warga Diminta Waspadai Macet
Duka dan Tuntutan Ibu di Deli Serdang: Anaknya Tewas di Kapal Korea, Hak Asuransi Masih Mengambang
Bareskram Bongkar Kasus Saham Gorengan, IHSG Anjlok Terimbas
Di Balik Viralnya Lea: Perjuangan Seorang Ibu Melawan Kanker di Rumah Kontrakan Hijau