Dapur Sekolah Tasikmalaya Ditolak Jadi Mitra MBG, Ini Alasan BGN
Badan Gizi Nasional (BGN) menolak dapur sekolah Yayasan Al Muttaqin di Kota Tasikmalaya untuk menjadi unit Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau mitra program Makan Bergizi Gratis (MBG). Penolakan ini terjadi meskipun dapur sekolah tersebut telah memiliki sertifikat laik higiene sanitasi dan pengalaman operasional selama 25 tahun.
Alasan Penolakan Program MBG oleh BGN
Menurut juru bicara Yayasan Al Muttaqin, Yayan Sopyan, pihaknya telah dua kali mendaftar sejak Maret 2025 namun ditolak BGN. Alasan penolakan berkaitan dengan ketidaksesuaian persyaratan administrasi dan teknis. Dalam surat elektronik penolakan, BGN menyatakan rekening koran yang diajukan tidak memenuhi ketentuan, serta luas dapur dan peralatan masak dianggap tidak modern.
Profil dan Kapasitas Dapur Sekolah Yayasan Al Muttaqin
Yayasan Al Muttaqin mengelola tiga jenjang pendidikan (SD, SMP, SMA) dengan total 2.358 siswa. Setiap sekolah memiliki dapur berukuran 6x6 meter yang telah beroperasi selama seperempat abad. Pengelolaan gizi ditangani oleh dua ahli gizi berpengalaman yang pernah bekerja di rumah sakit.
Ahli gizi Yayasan Al Muttaqin, Siti Rahayu, menekankan pentingnya penyajian makanan segar dengan gizi seimbang. "Setiap hari saya belanja ke pasar agar makanan yang dihidangkan tetap segar," ujarnya. Menu dirancang untuk memenuhi asupan karbohidrat, protein, dan nabati guna mendukung tumbuh kembang dan konsentrasi belajar siswa.
Kekhawatiran Orang Tua Terhadap Program MBG
Ketua Komite Orang Tua Siswa, Tati Rohimah, mengungkapkan kekhawatiran orang tua terhadap program MBG, terutama menyusul maraknya kasus keracunan MBG di berbagai daerah. Orang tua lebih memilih membayar Rp15.000 untuk makan siang yang dikelola sekolah saat ini daripada mengambil risiko dengan program pemerintah.
"Lebih baik bayar Rp15.000 aman, daripada anak jadi korban," tegas Tati, seraya menyatakan syarat mutlak jika MBG ingin diterapkan adalah harus dikelola oleh dapur sekolah yang sudah terbukti kualitasnya.
Artikel Terkait
Polisi Bongkar Rumah Penampungan Motor Curian di Tallo, Satu Tersangka Diamankan
Dari Perjuangan Kemerdekaan hingga Ketahanan Pangan: Sulawesi Selatan Melahirkan Tokoh-Tokoh Nasional Sepanjang Zaman
Krisis Utang Petani Thailand Jadi Ujian Perdana Pemerintahan Anutin
Nagita Slavina Resmi Jabat Komisaris Utama Persikad Depok