Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya meninjau Ponpes Al-Khoziny berpesan kepada para wali santri korban runtuhnya bangunan di Ponpes Al-Khoziny, Sidoarjo, Jawa Timur. Ada yang terluka dan wafat.
"Kepada para wali santri kita memohon diberikan ketabahan kita berikan penghiburan kita yakinkan kepada semua menerima musibah ini. Kita yakin, saya yakin ini adalah pertanda dari perhatian Allah SWT kepada kita semua," kata Gus Yahya di lokasi, Selasa (30/9).
"Ini adalah para santri yang berangkat untuk mengabdikan hidupnya dan kasih Allah," tambahnya.
Satu orang meninggal dunia akibat peristiwa ini. Sementara 99 lainnya terluka dan mendapat perawatan di rumah sakit.
Gus Yahya menyampaikan peristiwa ini merupakan karunia cobaan untuk meningkatkan kualitas pendidikan sebagai penuntut ilmu.
"Dan saya dengar ada yang wafat. Hari wafatnya terjadi dalam hari yang baik. Salat jemaah yang dia lakukan atau amal baik dari sepanjang hidup ini dan diakhir dari amal ini," ucapnya.
"Walaupun dengan kesedihan kita, semoga tabah dan sabar," tambahnya.
Sumber: kumparan
Foto: Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya meninjau Ponpes Al-Khoziny di Kecamatan Buduran, Sidoarjo, Jawa Timur, Selasa (30/9/2025). Foto: Farusma Okta Verdian/kumparan
Artikel Terkait
Tender Rp15 Miliar di Setda Tangerang Dikuliti, CBA Beberkan Modus Rekayasa dari Awal
Prabowo di Aceh Tamiang: Antara Beban Bencana dan Tanggung Jawab 280 Juta Jiwa
Akademikus Rismon Sianipar Buka Suara: Wapres Gibran Tak Lulus SMA dalam Buku Baru
Tito Desak Kepala Daerah Aceh Percepat Data Kerusakan Rumah