Sejumlah ibu-ibu atau emak-emak melakukan aksi damai di depan Gedung Sarinah, Jalan Thamrin, Jakarta, untuk menolak revisi Undang-Undang (UU) Tentara Nasional Indonesia (TNI).
Mereka menyatakan keprihatinan dan kesedihan atas sikap represi aparat terhadap mahasiswa dan masyarakat yang menolak revisi UU TNI.
Dalam orasinya, Avianti Armand, penggagas Suara Ibu Indonesia, menyatakan bahwa aksi damai tersebut bertujuan untuk melindungi anak-anak mahasiswa yang berdemo menolak RUU dan UU TNI dari kekerasan aparat. Mereka juga menuntut agar Presiden membatalkan UU TNI dan menghentikan kekerasan terhadap mahasiswa.
Kaum ibu juga menyatakan dukungan terhadap perjuangan mahasiswa dan menyerukan agar masyarakat bergabung dalam perjuangan tersebut. Mereka menuntut agar UU TNI dibatalkan dan tentara kembali ke tugas utamanya membela tanah air.
Aksi damai tersebut diakhiri dengan pembacaan pernyataan yang menyerukan agar kekerasan terhadap mahasiswa dihentikan dan UU TNI dibatalkan. Kaum ibu juga berjanji untuk terus mendukung perjuangan mahasiswa dan masyarakat dalam menolak revisi UU TNI.
Sumber: suara
Foto: Sejumlah emak-emak melakukan aksi damai menolak UU TNI di depan Gedung Sarinah, Jakarta, Jumat (28/2/2025). [Dok.Suara Ibu]
Artikel Terkait
Dasco Minta Pemerintah Tunda Rencana Impor 105 Ribu Mobil Pikap dari India
OSO Ungkap Kedekatan dengan Mahfud MD Berawal dari Persahabatan Lama dan Kesamaan Visi
Indonesia dan AS Sepakati Perjanjian Dagang Resiprokal, Akses Tarif Nol Persen untuk Ribuan Produk
Ketua MPR Nilai Usulan Parliamentary Threshold 7 Persen Terlalu Tinggi