Seorang anak muda melontarkan kritik tajam terhadap Presiden Prabowo Subianto terkait program makan bergizi gratis yang dicanangkan pemerintah. Dalam sebuah pernyataan yang viral di media sosial, ia menilai bahwa niat baik presiden tidak cukup untuk menjamin keberhasilan program tersebut.
Menurutnya, yang menjadi persoalan bukanlah niat, melainkan tata kelola yang berantakan, potensi korupsi yang nyata, serta sasaran penerima yang masih belum tepat. Ia juga menyoroti kasus mitra program yang joget-joget sementara siswa dilaporkan mengalami mencret setelah mengonsumsi makanan dari program tersebut.
“Rakyat itu tidak makan niat baik,” ujarnya. Ia menegaskan bahwa dalam kebijakan publik, evaluasi dan introspeksi diperlukan, bukan sekadar pembelaan diri.
Ia juga mengkritik anggaran pendidikan yang dipotong dan ruang fiskal yang sempit. Menurutnya, APBN bukanlah uang pribadi presiden yang bisa digunakan seenaknya. Ia mendesak agar program dihentikan sementara dan dimulai kembali dengan skala prioritas yang jelas.
“Tidak ada yang menyerang niat baik Bapak. Program ini berantakan dan dipaksakan,” pungkasnya.
Artikel Terkait
Sudaryono Dilantik Prabowo sebagai Kepala BGN, Janji Benahi Tata Kelola dan Tindak Penyimpangan MBG
Prabowo Teken Keppres Kuntadi Jadi Jampidsus, Gantikan Febrie Adriansyah
Pendukung Prabowo Kritik MBG: Banyak Makanan Terbuang, Guru Honorer Terabaikan
Prabowo Dijadwalkan Hadiri Puncak Harlah ke-28 PKB, Akan Beri Pidato