Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan menghadiri puncak perayaan Hari Lahir (Harlah) ke-28 Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang digelar Kamis (23/7/2026) besok. Kepastian itu disampaikan langsung oleh Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar, yang akrab disapa Cak Imin, setelah bertemu dengan Presiden.
"Ya, saya tadi ketemu Pak Presiden, insyaAllah besok Presiden hadir," kata Cak Imin usai acara pelantikan DPC PKB se-Indonesia di Kota Tua, Jakarta Barat, Rabu (22/7/2026) malam.
Cak Imin memastikan Prabowo akan menyampaikan pidato utama dalam acara yang rencananya digelar di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta Pusat. "Ya, pasti, pasti (pidato)," ucapnya.
Sebelumnya, PKB menggelar pelantikan pengurus Dewan Pengurus Cabang (DPC) se-Indonesia pada Rabu malam. Acara tersebut turut dihadiri langsung oleh Gubernur Jakarta Pramono Anung.
Kegiatan itu berlangsung di Taman Fatahillah, kawasan Kota Tua Jakarta. Cak Imin tampak mengenakan pakaian adat Bali bersama sang istri, Rustini Murtadho. Sementara itu, Pramono Anung hadir didampingi istrinya, Endang Nugrahani. Pramono terlihat berbincang santai dengan Cak Imin mengenai kemudahan akses menuju Kota Tua yang dapat dijangkau menggunakan berbagai moda transportasi umum.
Rangkaian acara diawali dengan parade seluruh pengurus DPC berdasarkan provinsi masing-masing. Para peserta kompak mengenakan pakaian adat dari daerah asalnya. Acara kemudian dilanjutkan dengan penayangan video mapping perjalanan pengabdian PKB serta menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya.
Dalam sambutannya, Pramono mengulas rekam jejak Cak Imin di panggung politik nasional. Ia menilai kepemimpinan Cak Imin telah teruji dan membawa kontribusi besar. "Prestasi PKB dan kepemimpinan Muhaimin Iskandar sudah sangat teruji," ujar Pramono.
Pelantikan massal ini melibatkan pengurus dari 514 DPC se-Indonesia dengan total personel yang dilantik mencapai 19.675 orang.
Artikel Terkait
Prabowo Berkelakar di Harlah PKB: MBG Singkatan Mas Bahlil Ganteng
Prabowo Sebut Hati PDIP Sama dengan Pemerintahannya
Cak Imin: Prabowo Ubah Politik Anggaran untuk Kepentingan Publik, 5.000 Jembatan Dibangun Tahun Ini
Prabowo Beberkan Kebocoran Negara Capai Rp 1.000 Triliun, Berkomitmen Hentikan