Penunjukan Hotman Paris sebagai pengacara FA diprediksi akan membawa perseteruan antara Polri dan Kejaksaan ke ranah media sosial. Hotman dikenal sebagai pengacara sekaligus influencer dengan jutaan pengikut, sehingga pertarungan hukum ini berpotensi menjadi brutal karena melibatkan geng Solo yang juga memiliki militan influencer.
Pengacara Don Ritto sebelumnya mengklaim bahwa uang yang ditemukan di rumah FA adalah milik Yayasan Dakwah, bukan milik FA pribadi. Rumah tersebut, menurut Don Ritto, sudah digunakan oleh yayasan selama sepuluh tahun.
Isu Oligarki Diangkat
Hotman diperkirakan akan mengangkat isu oligarki di balik rezim Jokowi yang disebut telah merampok kekayaan negara melalui transfer pricing dan praktik lainnya. Ia juga akan menyorot peran FA dalam membongkar berbagai kejahatan yang selama ini berlindung di balik oligarki dan Polri. Dengan demikian, kriminalisasi terhadap FA dinilai sebagai ulah oligarki hitam.
"Seru! Tonton aja kita," ujar Hotman dalam pernyataannya.
Artikel Terkait
Oligarki dan Jaringannya: Hambatan Struktural bagi Kemajuan Indonesia
Amien Rais: Prabowo Gagal Taklukkan Oligarki
Amien Rais Minta Prabowo Buang Rasa Takut dan Waspadai Laporan Anak Buah
Podcast Akbar Faizal: Ubedilah Badrun Sebut Ada Oligarki Setor Rp5 Triliun ke Tokoh Berinisial K