Media sosial TikTok kembali dihebohkan dengan kemunculan video berjudul Ampun Pakde yang menjadi perbincangan hangat di kalangan warganet.
Video ini bahkan masuk dalam daftar pencarian terbanyak di platform tersebut. Link Video Ampun Pakde kini tengah dicari oleh warganet.
Dalam video yang pertama kali diunggah oleh akun TikTok @dodiarisandy0306, terdengar suara seorang pria yang disebut “Pakde” dengan nada marah dan ancaman.
Sementara itu, suara lain terdengar memohon dengan kalimat, “Tidak, Pakde! Ampun, Pakde!”
Meski sederhana, nuansa dramatis dalam video ini berhasil menarik perhatian netizen. Dalam deskripsi videonya, sang pengunggah menyebut bahwa kejadian ini berasal dari Lampung Timur dan mengajak warganet untuk tidak ketinggalan tren.
Unggahan ini langsung menuai berbagai tanggapan dari warganet. Beberapa memberikan komentar lucu dan sarkastik, salah satunya dari akun @bocah_kono yang menulis, “Udang di balik selimut putih.”
Namun, tidak semua menilai video ini sebagai hiburan semata. Ada juga yang menganggapnya sebagai konten yang tidak pantas untuk disebarluaskan karena bersifat sensitif. Hingga saat ini, belum ada informasi resmi mengenai siapa pemeran dalam video tersebut atau tujuan dari pembuatannya.
Identitas pemeran dan pembuat video “Ampun Pakde” hingga kini masih menjadi misteri. Beberapa spekulasi muncul, mulai dari dugaan bahwa video ini hanyalah konten hiburan hingga asumsi bahwa video tersebut berasal dari kejadian nyata.
Yang pasti, video ini berhasil menarik perhatian banyak orang, terutama karena penggunaan dialek Jawa dan suasana dramatisnya. Bagi sebagian orang, video ini tampak menghibur, namun bagi yang lain, ini adalah contoh bagaimana konten viral bisa menyebar tanpa konteks yang jelas. (*)
Sumber: jawapos
Foto: Link Video Ampun Pakde Viral di TikTok
Artikel Terkait
Bripka Septian Gugur Saat Amankan Mudik di Pekalongan
Kemenhub Imbau Pemudik Manfaatkan WFA untuk Hindari Puncak Arus Balik 24 Maret
Anggota DPR Tolak Wacana Sekolah Daring Mulai 2026, Ingatkan Trauma Learning Loss
Paus Leo XIV Desak Penghentian Konflik Timur Tengah, Sebut Penderitaan sebagai Skandal