Ketegangan di Selat Hormuz kembali memakan korban jiwa. Dua orang pelaut berkebangsaan India dilaporkan tewas dalam sebuah serangan yang terjadi pada Selasa (14/7). Insiden ini memicu kecaman dari Organisasi Maritim Internasional (IMO) dan mendorong pemerintah India untuk memanggil diplomat Iran guna meminta klarifikasi.
IMO menyatakan keprihatinan mendalam atas eskalasi kekerasan di jalur perairan strategis tersebut. "Kita mengkhawatirkan serangan belakangan ini yang terjadi di Selat Hormuz sejak kemarin malam, serangan itu menewaskan 2 orang pelaut dan melukai beberapa orang lainnya," demikian pernyataan resmi IMO sebagaimana dikutip AFP.
Pemerintah India bergerak cepat merespons tewasnya dua warganya. Langkah pertama yang diambil adalah memanggil diplomat Iran untuk dimintai keterangan terkait insiden tersebut.
Di sisi lain, agresivitas Iran dinilai dipicu oleh keputusan Amerika Serikat yang melanjutkan blokade di Selat Hormuz. Iran menilai kebijakan Washington itu merusak upaya perdamaian yang sebelumnya disepakati di Islamabad, Pakistan. "Dengan begitu, (AS) membatalkan memorandum Islamabad," ujar Deputi Menteri Luar Negeri Iran, Khazem Gharibabadi.
Artikel Terkait
Remaja di India Nekat Lompat dari Tebing Gara-gara Tak Mampu Bayar Cicilan iPhone
Harga Minyak Naik ke Level Tertinggi Tiga Pekan di Tengah Ketegangan AS-Iran
Trump Desak Iran Menyerah, Teheran Balas dengan Ejekan
Iran Sebut Trump Berkhayal Klaim Selat Hormuz sebagai Wilayah AS