Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa penegakan hukum harus berlaku bagi seluruh warga negara tanpa memandang status atau kekuasaan. Hukum, menurutnya, tidak boleh hanya berpihak kepada orang-orang yang kuat atau kaya.
Pernyataan itu disampaikan Prabowo saat meresmikan Bendungan Meninting di Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat, Jumat (10/7). Dalam pidatonya, ia mengaku kerap merasa geram menghadapi pelaku korupsi. Meski demikian, ia menegaskan seluruh proses penindakan harus tetap berjalan sesuai mekanisme hukum yang berlaku.
"Saya kadang-kadang bersyukur saya ini sudah pensiun. Kadang-kadang saya itu hadapi maling-maling koruptor itu rasanya itu... tapi harus sesuai prosedur hukum," kata Prabowo.
Ia memastikan pemerintah akan terus berkomitmen menegakkan hukum terhadap siapa pun yang melakukan pelanggaran. "Ya kita laksanakan, kita... kita akan tegakkan hukum saudara-saudara," ujarnya.
Prabowo kemudian menekankan bahwa hukum harus diterapkan secara adil kepada seluruh lapisan masyarakat tanpa pengecualian.
Artikel Terkait
Prabowo: Indonesia Kini Ekspor Pangan, Diminta Pasok Urea ke Australia dan Brasil
Prabowo Imbau Masyarakat Tak Mudah Percaya Konten Media Sosial
Prabowo Resmi Luncurkan B50, Indonesia Hentikan Impor Solar
Prabowo: Indonesia Negara Pertama di Dunia yang Berhasil Terapkan B50