Survei Global: Mayoritas Warga 36 Negara Berpandangan Negatif terhadap Israel dan Netanyahu

- Jumat, 10 Juli 2026 | 17:40 WIB
Survei Global: Mayoritas Warga 36 Negara Berpandangan Negatif terhadap Israel dan Netanyahu

Sebuah survei berskala besar dari Pew Research Center mengonfirmasi bahwa mayoritas masyarakat di puluhan negara memiliki pandangan negatif terhadap Israel dan tingkat kepercayaan yang sangat rendah terhadap Perdana Menteri Benjamin Netanyahu.

Penelitian bertajuk Spring 2026 Global Attitudes Survey ini melibatkan lebih dari 44.000 responden di 36 negara dan dilakukan antara 8 Februari hingga 13 Mei 2026.

Temuan Utama Survei Global

Secara global, nilai tengah sebesar 67% responden memiliki pandangan tidak menyenangkan terhadap Israel, berbanding terbalik dengan hanya 25% yang melihatnya secara positif. Mayoritas responden di hampir seluruh negara yang disurvei menyatakan tidak memiliki kepercayaan terhadap Benjamin Netanyahu dalam mengelola urusan dunia. Hanya Kenya dan Filipina yang mencatat pengecualian dengan mayoritas masyarakatnya masih memercayai Netanyahu.

Sentimen negatif ini mengalami lonjakan tajam dibanding tahun sebelumnya di 13 dari 24 negara yang memiliki data tren historis. Lonjakan ketidakpuasan ini dipicu oleh eskalasi konflik di Gaza dan kampanye militer bersama AS-Israel di Iran yang dimulai sejak akhir Februari 2026.

Wilayah / Karakteristik NegaraNegara Sampel dengan Pandangan Negatif TertinggiPersentase Pandangan Negatif
Negara Mayoritas MuslimTurki, Pakistan, Malaysia, Indonesia97%, 95%, 89%, 86%
EropaSwedia, Spanyol, Belanda, Italia, Jerman78%, 78%, 76%, 75%, 73%
Sekutu Anglo-BaratAustralia, Inggris, Kanada, Amerika Serikat79%, 69%, 65%, 60%
Amerika LatinCile, Meksiko, Kolombia, Argentina60%, 59%, 56%, 55%

Negara yang masih mencatat pandangan mayoritas positif terhadap Israel sangat terbatas, di antaranya adalah India (hanya 28% negatif), Kenya, Nigeria, dan Ghana.

Kesenjangan Ideologi dan Usia

Data dari Pew Research Center menunjukkan pembelahan opini yang sangat kontras di negara-negara berpenghasilan tinggi. Kelompok masyarakat berideologi kiri jauh lebih kritis terhadap Israel dibandingkan kelompok kanan. Di Amerika Serikat misalnya, 83% kelompok liberal memandang Israel secara negatif, dibandingkan hanya 37% dari kelompok konservatif. Generasi muda (usia 18–34 tahun), khususnya di Amerika Utara dan Eropa, menunjukkan sentimen yang jauh lebih buruk terhadap Israel dan Netanyahu dibandingkan generasi tua.

Editor: Bayu Santoso

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags