Presiden Prabowo Subianto mengumumkan bahwa Indonesia menjadi negara pertama di dunia yang berhasil menjalankan program mandatori biosolar B50. Ia mengungkapkan bahwa langkah ini awalnya mendapat banyak penolakan dari berbagai pihak.
"Saudara-saudara, jadi ini prestasi. Kita negara pertama di dunia, satu, yang berani bikin B50. Dua, berhasil bikin B50," kata Prabowo saat meresmikan bendungan di Lombok Barat, NTB, Jumat (10/7/2026).
Menurut Prabowo, para penentang beralasan bahwa mesin kendaraan akan rusak dan tidak ada pabrik yang bersedia memasok mesin. Namun, ia menilai mereka sebenarnya hanya ingin terus mengimpor demi mengambil keuntungan atau komisi.
"Dulu waktu kita mulai, waduh, banyak yang menentang. Enggak bisa, nanti mesin rusak. Nanti pabrik tidak mau kasih kita mesin. Nanti ini, nanti itu. Pokoknya mereka tidak mau kita B50, karena mereka mau supaya tetap impor," ujarnya.
"Mereka mau impor-impor. Di situ mereka ambil komisi. Bayangkan Rp170 triliun. Kalau komisinya 20 persen, berapa itu? Rp34 triliun dimakan hanya oleh berapa belas orang," lanjutnya.
Artikel Terkait
Prabowo Tegaskan Hukum Tak Pandang Bulu, Geram pada Koruptor tapi Tetap Prosedural
Prabowo Imbau Masyarakat Tak Mudah Percaya Konten Media Sosial
Prabowo Resmi Luncurkan B50, Indonesia Hentikan Impor Solar
Prabowo Bangga TNI Dominasi Kompetisi Menembak Internasional di Australia