Polisi Kalteng Beberkan Detik-Detik Tewasnya Tiga Anggota Satnarkoba Saat Penggerebekan Narkoba

- Selasa, 07 Juli 2026 | 11:48 WIB
Polisi Kalteng Beberkan Detik-Detik Tewasnya Tiga Anggota Satnarkoba Saat Penggerebekan Narkoba

Polda Kalimantan Tengah akhirnya mengungkap kronologi tewasnya tiga anggota Satresnarkoba Polres Katingan saat menggerebek bandar narkoba di Desa Tumbang Kalemei, Kecamatan Katingan Tengah, Kabupaten Katingan, Kamis (2/7). Ketiga korban adalah Aipda Anumerta Yudhie Perdana Putra, Briptu Anumerta Nopandri Ramadhana, dan Aiptu Anumerta Sumaryanto.

Dua jasad, yakni Briptu Nopandri dan Aiptu Sumaryanto, sempat dinyatakan hilang sebelum akhirnya ditemukan mengapung di sungai dengan luka akibat senjata tajam dan tembakan.

Kapolda Kalimantan Tengah, Irjen Pol Iwan Kurniawan, mengungkapkan bahwa operasi penangkapan dilakukan setelah anggotanya memantau lokasi yang diduga menjadi tempat persembunyian bandar narkoba. Namun, situasi berubah ketika keluarga dan rekan bandar narkoba melakukan provokasi dengan meneriaki polisi sebagai perampok.

"Masyarakat di situ, keluarga yang menjadi target dan pelaku lain memprovokasi dengan teriakan 'perampok', mengeluarkan senjata tajam, api panjang, sehingga terjadi keributan," kata Iwan dalam konferensi pers, Selasa (7/7).

Melihat situasi yang semakin memanas, anggota polisi memutuskan mundur. Namun, di depan mereka sudah ada kelompok bandar narkoba yang mengadang. Polisi kemudian mundur ke tepi sungai dan sempat bertahan dari serangan kelompok tersebut.

"Anggota memutuskan mundur karena khawatir ada korban, baik dari anggota maupun masyarakat. Kenapa mereka ke sungai, karena di depan sudah ada kelompok. Mereka memutuskan terjun ke sungai, sempat menepi, dan di situ ada luka-luka. Serangan terus dilakukan oleh pelaku, hingga anggota akhirnya memutuskan terjun ke sungai," ucapnya.

Menurut Iwan, dua anggotanya berhasil ditangkap oleh kelompok bandar narkoba. Keduanya diduga disiksa hingga tewas sebelum jasadnya dibuang ke sungai. "Ada anggota kami yang diamankan pelaku. Ini anggota kami yang gugur. Saat ini saya fokus pada penegakan hukum," tandasnya.

Editor: Dewi Ramadhani

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags