Pemprov Sulsel Mulai Bangun Dua Daerah Irigasi di Luwu, Targetkan Airi 600 Hektare Lahan

- Senin, 06 Juli 2026 | 14:00 WIB
Pemprov Sulsel Mulai Bangun Dua Daerah Irigasi di Luwu, Targetkan Airi 600 Hektare Lahan

Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan memulai pembangunan Daerah Irigasi (DI) Lengkong Pini dan Makawa di Desa Sampeang, Kecamatan Bajo Barat, Kabupaten Luwu. Proyek yang menjadi bagian dari Program Multiyears Project (MYP) rehabilitasi delapan daerah irigasi senilai sekitar Rp120 miliar itu ditargetkan memulihkan fungsi jaringan irigasi yang selama bertahun-tahun tidak optimal dan mengairi sedikitnya 600 hektare lahan pertanian.

Groundbreaking dan peletakan batu pertama dilakukan langsung Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman pada Sabtu (4/7/2026). Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Gubernur Sulsel Fatmawati Rusdi, Bupati Luwu Patahuddin, Wali Kota Palopo Naili Trisal, anggota DPRD Sulsel, serta masyarakat setempat.

Menurut Andi Sudirman, pembangunan irigasi tersebut merupakan langkah strategis untuk meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus memperkuat ketahanan pangan di wilayah Sulawesi Selatan.

"Alhamdulillah, hari ini kita memulai pembangunan irigasi Lengkong Pini dan Makawa. Selama sekitar tujuh tahun, sebagian besar kawasan irigasi ini tidak lagi dialiri air karena jaringan irigasinya belum dikerjakan. Kini kita mulai membangunnya secara bertahap hingga tuntas," ujarnya dikutip Senin (6/7/2026).

Sempat Tidak Berfungsi Selama Tujuh Tahun

Andi Sudirman menjelaskan rehabilitasi Daerah Irigasi Lengkong Pini akan melayani sekitar 300 hektare lahan pertanian. Sementara Daerah Irigasi Makawa juga ditargetkan mengairi sekitar 300 hektare sawah. Ia menilai manfaat proyek tersebut tidak hanya mengembalikan fungsi jaringan irigasi yang terbengkalai, tetapi juga membuka peluang perluasan layanan karena ketersediaan sumber air masih sangat memadai.

"Pembangunan ini bukan hanya menyelesaikan persoalan irigasi yang telah lama terbengkalai, tetapi juga membuka peluang peningkatan luas layanan irigasi karena potensi sumber airnya sangat baik," katanya.

Pembangunan DI Lengkong Pini dan Makawa merupakan bagian dari Paket 4 Program MYP rehabilitasi delapan daerah irigasi yang tersebar di Kabupaten Enrekang, Luwu, Toraja Utara, Luwu Utara, dan Luwu Timur. Total anggaran program tersebut mencapai sekitar Rp120 miliar.

Pemprov Ajak Masyarakat Awasi Pembangunan

Andi Sudirman berharap seluruh tahapan pembangunan dapat diselesaikan tepat waktu dengan kualitas yang baik sehingga manfaatnya segera dirasakan para petani. Ia juga mengajak masyarakat untuk ikut mengawal proses pembangunan agar pelaksanaan proyek berjalan sesuai rencana.

"Semoga pembangunan daerah irigasi ini segera rampung dan memberikan manfaat besar bagi para petani. Mari kita awasi bersama proses pembangunannya agar hasilnya benar-benar berkualitas dan dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang," tutupnya.

Editor: Lia Putri

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags