Warga Kelurahan Kerten, Kecamatan Laweyan, Solo digegerkan dengan penemuan mayat bayi di selokan pada Sabtu (4/7). Sebelumnya, bau busuk yang menyengat sempat dikira berasal dari bangkai hewan.
Mayat bayi terbungkus plastik hitam itu ditemukan sekitar pukul 16.00 WIB di Jalan Pisang. Sejak Jumat pagi, warga bernama Margiyanto mencium bau tak sedap di depan rumahnya, namun mengira itu bangkai tikus.
“Awalnya bau tersebut dikira berasal dari bangkai tikus. Warga curiga mencari tahu bau tersebut dan ditemukan mayat bayi di dalam selokan terbungkus plastik hitam,” ujar Kasi Humas Polresta Surakarta AKP Lingga Ramadhani, Sabtu (4/7).
Margiyanto kemudian melapor ke ketua RT setempat, yang selanjutnya menghubungi Bhabinkamtibmas Kelurahan Kerten, Aiptu Galuh Sudarmono, untuk mengevakuasi jenazah.
“Kami lakukan olah TKP di lokasi, serta mengevakuasi jenazah bayi ke RS Dr. Moewardi Surakarta untuk dilakukan visum,” kata Lingga.
Satreskrim Polresta Surakarta masih menyelidiki kasus ini untuk mengungkap identitas bayi dan mencari pihak yang bertanggung jawab. “Kami minta kepada masyarakat yang mengetahui informasi terkait kejadian ini diimbau untuk segera melaporkannya kepada pihak kepolisian guna membantu proses penyelidikan,” pungkasnya.
Artikel Terkait
Timnas U-17 Ditahan Imbang Malaysia dalam Uji Coba di Solo
Polisi Buru Pelaku Pembuangan Bayi di Toilet Kereta Sancaka
Bayi Baru Lahir Ditemukan di Toilet Kereta Api, Polisi Selidiki Rekaman CCTV
Dewan Syariah dan Elemen Islam Solo Desak DPRD Atur Regulasi LGBT