Australia akan menghadapi Mesir pada laga hidup mati babak 32 besar Piala Dunia 2026 di Dallas Stadium, Sabtu (4/7/2026) pukul 01.00 WIB. Socceroos lolos dari fase grup dengan permainan pragmatis dan pertahanan rapi, sementara Mesir datang dengan modal lebih meyakinkan setelah melalui tiga laga grup tanpa kekalahan.
Fase gugur ini memakai sistem knock-out tunggal, di mana tim yang kalah akan langsung tersingkir dan pemenang melaju ke babak 16 besar. Situasi itu membuat duel Australia vs Mesir diperkirakan berjalan ketat sejak menit awal, terutama karena kedua tim sama-sama memburu kemenangan pertama mereka di fase gugur Piala Dunia.
Catatan Pertemuan
Australia dan Mesir tidak punya riwayat pertemuan yang panjang di level senior. Jelang laga babak 32 besar ini, kedua tim tercatat baru sekali bertemu dalam laga uji coba pada 18 November 2010. Dalam pertemuan itu, Mesir menang 3-0 atas Australia. Meski catatan itu sudah cukup lama, hasil tersebut tetap memberi gambaran bahwa Mesir pernah mampu merepotkan Australia lewat permainan yang lebih cair di lini serang.
Kondisi Skuad dan Badai Cedera
Australia masuk ke laga ini dengan kondisi skuad yang relatif lebih stabil meski masih kehilangan Jacob Italiano karena cedera. Mesir justru datang dengan perhatian besar pada kebugaran Mohamed Salah setelah sang kapten sempat mengalami masalah hamstring pada laga terakhir fase grup. Kondisi Salah dilaporkan membaik dan ia sudah kembali berlatih, sehingga peluang tampilnya melawan Australia tetap terbuka. Mesir juga harus mengatasi absennya Ahmed Fatouh karena cedera dan Mohanad Lasheen akibat akumulasi kartu, dua situasi yang bisa memengaruhi keseimbangan tim di sisi kiri dan lini tengah.
Perkiraan Susunan Pemain
Australia diprediksi tetap memakai formasi 3-4-2-1 dengan pendekatan yang bertumpu pada duel fisik, disiplin blok pertahanan, dan ancaman bola mati. Harry Souttar kemungkinan kembali menjadi pilar utama di jantung pertahanan, sementara Jackson Irvine dan Connor Metcalfe disiapkan untuk menjaga intensitas di lini tengah serta membantu transisi menyerang.
Di kubu Mesir, pola 4-2-3-1 diperkirakan masih menjadi pilihan utama untuk memberi ruang bagi Salah, Emam Ashour, dan Omar Marmoush dalam membangun ancaman dari lini kedua. Jika Salah benar-benar fit untuk tampil sejak awal, Mesir akan memiliki dimensi serangan yang lebih berbahaya, terutama saat menyerang ruang di belakang pertahanan Australia.
- Australia (3-4-2-1): Beach; Herrington, Souttar, Circati; Behich, O'Neill, Irvine, Bos; Metcalfe, Irankunda; Toure.
- Mesir (4-2-3-1): Shobeir; Hafez, Ibrahim, Rabia, Hany; Attia, Saber; Ashour, Salah, Zico; Marmoush.
Prediksi Skor Akhir
Australia punya modal penting dalam organisasi pertahanan, kedisiplinan bentuk permainan, dan kekuatan duel udara yang bisa membuat pertandingan berjalan alot. Namun Mesir terlihat memiliki variasi serangan yang lebih hidup, terutama jika Salah berada dalam kondisi cukup bugar dan Marmoush mampu menyerang ruang dengan efektif. Bila Australia gagal memaksimalkan bola mati dan transisi cepat, Mesir berpeluang lebih sering mengontrol momen penting pertandingan.
Prediksi skor akhir: Australia 1-2 Mesir
Artikel Terkait
Swiss vs Aljazair di Babak 32 Besar Piala Dunia 2026: Perebutan Tiket ke 16 Besar
Mikel Oyarzabal Jadi Mesin Gol Baru Spanyol di Piala Dunia 2026
Portugal Lolos ke 16 Besar Piala Dunia 2026 Usai Kalahkan Kroasia Lewat Gol Dramatis Injury Time
Australia Bawa Harga Diri Asia di Babak 32 Besar Piala Dunia 2026 Lawan Mesir