Studi: Konsumsi Alpukat Setiap Hari Bantu Kendalikan Gula Darah

- Kamis, 02 Juli 2026 | 21:50 WIB
Studi: Konsumsi Alpukat Setiap Hari Bantu Kendalikan Gula Darah

Kebiasaan makan satu buah alpukat setiap hari selama enam bulan terbukti membantu menurunkan beban glikemik diet hingga hampir 14 poin. Temuan ini dipublikasikan dalam jurnal Current Developments in Nutrition dan menjadi kabar baik bagi mereka yang ingin mengelola kadar gula darah.

Penelitian yang merupakan analisis sekunder dari Habitual Diet and Avocado Trial ini melibatkan 1.008 orang dewasa dengan lingkar pinggang besar. Peserta yang mengonsumsi satu alpukat besar (168 gram) per hari tanpa mengubah pola makan memiliki beban glikemik diet rata-rata 13,7 poin lebih rendah dibandingkan kelompok yang hanya makan maksimal dua alpukat per bulan.

Beban glikemik adalah ukuran yang memperhitungkan kualitas dan kuantitas karbohidrat dalam makanan. Semakin rendah beban glikemik, semakin kecil dampaknya terhadap lonjakan gula darah. Pola makan dengan beban glikemik rendah telah lama dikaitkan dengan pengelolaan gula darah yang lebih baik dan penurunan risiko penyakit kronis.

Studi juga menemukan bahwa peserta yang rutin makan alpukat cenderung mengonsumsi lebih banyak serat dan lemak tak jenuh, serta lebih sedikit protein hewani dan karbohidrat. Alpukat kaya akan serat yang memperlambat pencernaan dan penyerapan karbohidrat, sehingga membantu memoderasi respons gula darah setelah makan.

Meski demikian, hasil ini perlu diinterpretasi hati-hati. Karena merupakan analisis sekunder, temuan ini masih bersifat awal dan perlu dikonfirmasi penelitian lebih lanjut. Seluruh peserta juga memiliki obesitas sentral, sehingga hasilnya mungkin tidak berlaku untuk populasi dengan komposisi tubuh berbeda.

Selain itu, studi ini didanai oleh Avocado Nutrition Center, sebuah organisasi industri alpukat, yang berpotensi menimbulkan bias. Namun, para peneliti menegaskan bahwa alpukat tetap menjadi tambahan yang baik untuk diet seimbang berkat kombinasi serat, lemak sehat, dan senyawa bioaktifnya.

Dalam praktik sehari-hari, alpukat bisa dinikmati sebagai pelengkap roti, salad, atau jus. Namun, karena satu alpukat mengandung sekitar 320 kalori, sebaiknya buah ini dianggap sebagai pengganti lemak lain, bukan tambahan.

Editor: Erwin Pratama

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags