Pemerintah Alokasikan Rp12 Triliun per Tahun untuk Perbaikan Irigasi

- Senin, 29 Juni 2026 | 20:30 WIB
Pemerintah Alokasikan Rp12 Triliun per Tahun untuk Perbaikan Irigasi

Pemerintah mengalokasikan anggaran sekitar Rp12 triliun per tahun untuk mempercepat pembangunan dan rehabilitasi jaringan irigasi di seluruh Indonesia. Langkah ini merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden Prabowo Subianto yang meminta peningkatan produksi pangan nasional dan kesejahteraan petani.

Wakil Menteri Pertanian Sudaryono menegaskan bahwa perbaikan irigasi tidak boleh lagi terhambat birokrasi. "Kalau daerah belum mampu memperbaiki, negara harus hadir," ujarnya saat menghadiri pelantikan Dewan Pimpinan Daerah Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (DPD HKTI) Kepulauan Riau, Senin (29/6).

Menurut Sudaryono, selama bertahun-tahun banyak jaringan irigasi tidak berfungsi optimal karena terhambat pembagian kewenangan antara pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten/kota. Anggaran Rp12 triliun per tahun akan digunakan untuk memperbaiki irigasi primer, sekunder, hingga tersier.

Percepatan pembangunan irigasi merupakan salah satu terobosan utama Presiden Prabowo dalam memperkuat ketahanan pangan nasional. Sudaryono menyebutkan bahwa kebijakan strategis di sektor pangan dan pertanian mulai menunjukkan hasil nyata, seperti penghentian impor beras konsumsi dan jagung konsumsi.

Pemerintah berkomitmen terus memperkuat investasi di sektor pertanian melalui peningkatan anggaran, pembangunan infrastruktur, dan penyederhanaan regulasi. "Tujuan akhirnya jelas, yaitu Indonesia swasembada pangan, stok pangan nasional kuat, dan yang paling penting petani Indonesia semakin sejahtera," tutup Sudaryono.

Editor: Dewi Ramadhani

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags