Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memastikan program normalisasi sejumlah sungai di ibu kota terus berjalan sebagai upaya mengurangi risiko banjir. Hal itu disampaikan dalam sambutannya pada Malam Puncak HUT ke-499 Jakarta di Bundaran HI, Sabtu (27/6) malam.
Pramono menyebut normalisasi akan dilakukan di sungai-sungai yang selama ini menjadi titik rawan banjir, seperti Sungai Ciliwung, Krukut Lama, dan Cakung. “Saya melanjutkan normalisasi sungai-sungai yang dulu tidak dilanjutkan, saya lanjutkan kembali. Normalisasi Sungai Ciliwung, Krukut Lama, Cakung, dan mudah-mudahan walaupun banjir di Jakarta masih ada tetapi tidak seperti yang lalu,” ujarnya.
Selain normalisasi sungai, berbagai program penguatan layanan publik dan pembangunan infrastruktur dasar terus digencarkan. Pramono bersama Wakil Gubernur Rano Karno berkomitmen menjalankan program yang memberi manfaat langsung bagi warga. “Saya bersama Bang Doel bekerja keras untuk membangun Jakarta menjadi lebih baik. Mudah-mudahan apa yang kami kerjakan bisa memberikan manfaat bagi seluruh warga Jakarta,” katanya.
Pramono berharap upaya ini membuat Jakarta semakin nyaman dihuni dan lebih siap menghadapi tantangan, termasuk banjir. “Jadi yang pertama, saya paling penting mengharapkan warga Jakarta hidupnya nyaman, gampang, bahagia, dan mudah,” ujarnya.
Artikel Terkait
Warga Usul Jalur Sepeda di Jakarta Dihapus, Pemprov Akan Evaluasi
Polusi Udara Jakarta Disorot Usai Laga AC Milan vs Chelsea, Pemprov Siapkan Hujan Buatan
AHY Ungkap Cita-cita Jadi Gubernur Jakarta di Hadapan Pramono Anung
Pemprov DKI Alihkan Pengelolaan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta