Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berencana mengalihkan pengelolaan transportasi ke Kepulauan Seribu dari Dinas Perhubungan ke Transjakarta. Kebijakan ini diambil untuk memudahkan warga Kepulauan Seribu mendapatkan layanan transportasi yang setara dengan warga di daratan Jakarta.
Staf Khusus Gubernur DKI Jakarta, Chico Hakim, mengatakan pengalihan ini akan mulai berlaku pada 2027. "Sesuai arahan Bapak Gubernur Pramono Anung, mulai tahun 2027 pengelolaan transportasi dari dan ke Kepulauan Seribu akan dialihkan dari Dinas Perhubungan kepada Transjakarta sebagai BUMD. Tujuannya agar warga Kepulauan Seribu mendapatkan layanan transportasi yang lebih mudah, efisien, dan setara dengan warga di lima kota administrasi Jakarta, serta memiliki kepastian transportasi baik saat berangkat ke daratan maupun saat kembali," ujarnya kepada wartawan, Selasa (11/8/2026).
Mulai tahun depan, Transjakarta akan mengambil alih pengelolaan kapal menuju Pulau Seribu yang selama ini berada di bawah kendali Dinas Perhubungan. Chico berharap pengalihan ini dapat mengintegrasikan sistem transportasi publik di Jakarta secara keseluruhan. "Dengan pengalihan ini, layanan tersebut diharapkan dapat lebih terintegrasi dengan sistem transportasi publik Jakarta secara keseluruhan," katanya.
Saat ini, Pemprov DKI tengah membahas persiapan teknis pemindahan pengelolaan transportasi laut tersebut. Selain itu, mereka juga menyiapkan kerangka regulasi, termasuk penyesuaian peraturan daerah dan peraturan gubernur serta skema tarif. "Koordinasi dengan Transjakarta dan pihak terkait terus dilakukan sebagai bagian dari proses tersebut. Detail operasional akan kami sampaikan secara resmi setelah seluruh persiapan matang," ujar Chico. "Kami ingin memastikan proses ini berjalan baik dan benar-benar memberikan kemudahan bagi warga Kepulauan Seribu," imbuhnya.
Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyatakan rencana serupa. Ia ingin seluruh warga Jakarta merasakan kemudahan menggunakan transportasi umum. "Maka saya sudah memutuskan mulai tahun depan nanti, dari seluruh kota kabupaten, kota yang ada di Jakarta mau ke Pulau Seribu itu transportasinya harus lebih mudah, lebih efisien, dan Pulau Seribu merasa memiliki dan menjadi bagian itu," kata Pramono saat meluncurkan layanan Call Center 1500813 Dishub DKI Jakarta di Bundaran HI, Jakarta Pusat, pada Minggu (9/8).
"Maka untuk itu, pengelolaannya tidak lagi, mumpung punya Kepala Dinas Perhubungan yang baik, yang progresif pengelolaannya tidak lagi dikelola oleh Dinas Perhubungan, tapi akan diberikan kepada BUMD, dalam hal ini adalah Transjakarta," tambahnya. Ia berharap warga Kepulauan Seribu semakin mudah mendapatkan alat transportasi, sehingga mereka bisa pulang-pergi antarpulau atau ke daratan utama Jakarta dengan lancar.
Artikel Terkait
DPRD DKI Dukung Pengelolaan Transportasi Kepulauan Seribu oleh TransJakarta, dengan Sejumlah Catatan
DPRD Dukung Rencana TransJakarta Kelola Transportasi ke Kepulauan Seribu
RDF Rorotan Siap Operasikan Tiga Jalur Pengolahan Sampah saat Pasokan Capai 2.000 Ton per Hari
Transjakarta Bakal Kelola Transportasi Laut ke Kepulauan Seribu, Tarif Dijamin Lebih Murah