Gempa bumi berkekuatan 6,8 magnitudo mengguncang wilayah Tahuna, Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara, pada Jumat (26/6) sekitar pukul 18.34 WIB. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memastikan bahwa gempa ini tidak berpotensi menimbulkan tsunami.
Pusat gempa berada di laut, tepatnya 196 kilometer barat laut Tahuna, dengan kedalaman hanya 10 kilometer. Guncangan akibat gempa dangkal ini terasa hingga ke sejumlah daerah di Sulawesi Utara dan sekitarnya.
Berdasarkan laporan BMKG, gempa dirasakan dalam skala intensitas yang bervariasi. Di Tondano, guncangan mencapai skala II MMI. Sementara itu, skala II hingga III MMI terasa di Buol, Kepulauan Talaud, Kabupaten Gorontalo, dan Kabupaten Toli-Toli.
“Tidak berpotensi tsunami,” demikian keterangan resmi BMKG.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan mengenai kerusakan bangunan atau korban jiwa akibat gempa tersebut.
Artikel Terkait
Pemerintah Kaji Penambahan Anggaran Beasiswa Mahasiswa, Masih dalam Tahap Pembahasan Informal
Mensesneg Prasetyo Hadi Luruskan Pernyataan Prabowo: Bukan Kalah, tapi Belum Dapat Mandat
Presiden Prabowo Minta Akademisi dan Peneliti Abdikan Ilmu untuk Kepentingan Bangsa
Menyeberangi Jembatan Teluk, Seorang Warga Menemukan Makna Infrastruktur sebagai Simbol Keterhubungan dan Kehadiran Negara