Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni menilai peningkatan kepercayaan publik terhadap Polri merupakan hasil kerja nyata institusi tersebut di bawah komando Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Pandangan itu disampaikan menanggapi rilis survei Litbang Kompas yang mencatat kenaikan tingkat kepercayaan masyarakat sepanjang tahun 2026.
“Tingginya kepercayaan publik menunjukkan bahwa kerja keras Polri ini nyata dirasakan oleh masyarakat. Ini adalah buah dari kerja keras Polri di bawah kepemimpinan Jenderal Sigit. Selanjutnya jangan lengah dan tetap pertahankan kinerja baik ini,” kata Sahroni kepada wartawan, Jumat (26/6).
Survei yang dilakukan Litbang Kompas pada 1 April hingga 20 Juni 2026 melibatkan 1.200 responden di 38 wilayah. Dengan tingkat kepercayaan 95 persen dan margin of error 2,8 persen, hasilnya menunjukkan tingkat kepercayaan publik terhadap Polri mencapai 82,4 persen. Angka ini naik 6,2 persen dibandingkan survei tahun sebelumnya yang berada di angka 76,2 persen.
Tidak hanya kepercayaan, tingkat kepuasan masyarakat terhadap Polri juga ikut meningkat dari 65,1 persen menjadi 67,6 persen. Sementara itu, citra positif Polri naik dari 64,4 persen menjadi 71,5 persen.
Meski demikian, Sahroni mengingatkan bahwa Polri masih memiliki sejumlah pekerjaan rumah yang perlu dituntaskan. Ia menekankan pentingnya konsistensi dalam memberantas berbagai bentuk kejahatan.
“Ingat, masih banyak PR yang harus diselesaikan. Kejahatan jalanan, premanisme, peredaran narkoba, hingga kejahatan berbasis digital harus terus diberantas secara konsisten,” ujarnya.
Menurut Sahroni, kunci utama mempertahankan dan meningkatkan kepercayaan publik adalah kehadiran Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat. “Yang paling penting, Polri harus terus hadir sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat. Kalau itu terus dijaga, saya yakin 100% kepercayaan masyarakat akan semakin meroket,” tutupnya.
Artikel Terkait
Filipina Kembali Pesan Dua Kapal Perang dari PT PAL, Tanda Kepercayaan Strategis di Tengah Ketegangan Laut China Selatan
Syekh Abul Hasan asy-Syadzili Ajarkan Makna Taubat Lewat Kisah Seorang Murid yang Bertanya
Pemda DIY Buka Suara soal Penggeledahan Kejati di Dinas Koperasi, Tegaskan Prosedur Sudah Sesuai Aturan
Australia Perketat Larangan Media Sosial untuk Anak di Bawah 16 Tahun