Kapolri Dorong Jajarannya Rutin Gelar Kompetisi E-Sports

- Senin, 10 Agustus 2026 | 00:00 WIB
Kapolri Dorong Jajarannya Rutin Gelar Kompetisi E-Sports

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menilai perkembangan E-Sports di Indonesia sangat pesat. Ia pun meminta jajarannya untuk rutin menggelar kompetisi E-Sports di masing-masing wilayah.

Hal itu disampaikan Kapolri saat menutup rangkaian E-Sports Kapolri Cup 2026 di Jakarta, Minggu (9/8/2026). Menurutnya, kompetisi yang digelar rutin akan memunculkan bibit-bibit atlet E-Sports Indonesia.

"Jadi kalau setuju tahun depan kali sepuluh, berarti para Kapolda, jajaran, mulai dari Polsek, mulai dari Polres, mulai dari Polda, harus mulai rajin-rajin mengadakan kompetisi," kata Kapolri.

Kapolri menyebut E-Sports kini tidak lagi sekadar permainan, tetapi telah menjadi olahraga yang diakui hingga level internasional. Animo dan penggemarnya pun terus bertambah.

"Tentunya saya juga melihat bahwa perkembangan dari E-Sports ini begitu luar biasa. Dulu yang kita anggap ini sebagai suatu permainan, namun ternyata perlahan namun pasti, ini tidak hanya berkembang menjadi suatu olahraga nasional bahkan juga sudah beranjak kepada olahraga internasional," ungkapnya.

Selain meminta jajarannya aktif menggelar kompetisi, Kapolri juga ingin mereka memantau langsung antusiasme peserta. Hal ini menjadi bagian dari komitmen Polri mendukung pengembangan potensi generasi muda melalui ekosistem digital yang aman, sehat, dan produktif menuju Indonesia Emas 2045.

"Jadi kalau nanti di wilayah para Kapolres, para Kapolsek, para Kapolda mengadakan kompetisi di wilayah masing-masing tiap minggu, tolong diikuti karena kita ingin melihat seberapa besar animonya dan saya ingin melihat ada bibit-bibit baru bermunculan," ujarnya.

E-Sports Kapolri Cup 2026 merupakan hasil kolaborasi antara penggiat E-Sports Tanah Air, asosiasi, Polri, swasta, dan pemerintah. Acara ini juga didukung oleh sponsor dan pembiayaannya tidak menggunakan APBN.

Editor: Yuliana Sari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags