Presiden ke-7 RI Joko Widodo memulai safari politiknya dengan bertolak ke Provinsi Lampung, Jumat (26/6) pagi. Keberangkatan dari Bandara Internasional Adi Soemarmo, Boyolali, sekitar pukul 06.10 WIB itu langsung menyita perhatian. Mantan Gubernur DKI Jakarta itu tampil dengan kemeja putih lengan panjang dan topi putih keduanya menampilkan logo Partai Solidaritas Indonesia (PSI).
Setibanya di area lobi bandara, Jokowi turun dari mobil dan langsung menyapa para penumpang pesawat lain. Kepada awak media yang meliput, ia mengaku busana yang dikenakannya adalah pemberian dari Ketua Umum PSI, Kaesang Pangarep. “Ya siap saja. Ini (baju dan topi PSI) dikirimi sama Ketum Kaesang, ya saya pakai,” ujarnya.
Kunjungan ke Lampung dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, dari Jumat hingga Minggu. Jokowi mengatakan akan mengisi sejumlah agenda, termasuk kegiatan yang telah disiapkan oleh relawan dan pengurus PSI. “Rundown acaranya sudah dibuat relawan dari PSI,” kata dia.
Selama di Lampung, ia mengaku akan didampingi langsung oleh Kaesang Pangarep. Selain itu, Jokowi juga dijadwalkan menghadiri beberapa kegiatan partai yang kini dipimpin putra bungsunya tersebut. “Iya ketemu di sana nanti,” tambahnya.
Jokowi menegaskan bahwa perannya dalam rangkaian acara PSI lebih sebagai motivator. Ia juga ingin memastikan struktur partai segera terbentuk secara lengkap. “Kalau untuk PSI saya ingin memberikan motivator, kemudian juga memberikan pesan-pesan pentingnya struktural di PSI ini segera komplit, sehingga menjadi sebuah mesin politik yang besar,” jelasnya.
Di luar agenda partai, Jokowi menyebut kunjungan ini juga bertujuan membangkitkan kesadaran politik masyarakat Lampung. “Juga membangkitkan kesadaran berpolitik masyarakat, itu juga penting,” pungkasnya.
Artikel Terkait
Tiga Calon Manajer Koperasi Merah Putih Tewas saat Diklat Militer, Sorotan Tajam ke Kemhan dan Panitia Seleksi
Majelis Arah Indonesia Resmi Diluncurkan, Hadir sebagai Wadah Pemikiran Ulama dan Intelektual di Tengah Dinamika Kebangsaan
Meksiko, El Salvador, dan Chile Kirim Tim Penyelamat ke Venezuela Bantu Penanganan Gempa
Bareskrim Tahan Dirut PT MMS Tersangka Manipulasi Data Ekspor Minyak Sawit